Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-07-2010
  • 858 Kali

Aneh Lagi, Ditemukan Pohon Kelor Bercabang Pepaya

News Room, Jum’at ( 23/07 ) Setelah sebelumnya pernah diketemukan pisang kecil bertongkol 5 di Desa Aeng Baja Kenek Kecamatan Bluto, dan sempat pula ditemukan pisang yang sudah besar bertongkol 2 di Desa Kecamatan Batuan, kali ini ada pula tanaman yang tampak aneh, pohon kelor yang biasa disebut pohon maronggi oleh orang Madura ini ternyata tumbuh cabang pohon pepaya tepatnya di Desa Tambak Sari Kecamatan Rubaru. Pemilik pohon aneh itu, Cipno (32), warga Desa Tambak Sari kepada sejumlah wartawan mengaku menemukan pohon aneh itu sekitar 5 hari lalu. Karena aneh, banyak masyarakat yang ingin menyaksikan pohon kelor bercabang papaya ini. “Bahkan, sebagian warga ada yang minum air rebusan daun kelor dan pepaya dan mampu menyembuhkan penderita demam,”jelas Cipno. Pohon kelor itu tingginya sekitar 3 meter dan besar sedangkan pohon pepaya panjangnya sekitar 1 meter dan menempel di batang bagian tengah pohon. Pohon pepaya tidak berbeda dengan pohon papaya biasanya. Sementara salah seorang penyuluh lapangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Winarno, SP ketika dimintai komentarnya tadi siang, Jum’at (23/07) di Kantornya mengungkapkan, kemungkinan biji papaya itu tumbuh dibagian pohon kelor. Karena kalau pohon kelor tiba-tiba bercabang pohon pepaya, dibidang keilmuan itu tidak mungkin terjadi. “Kalau memang itu ada, itu merupakan keanehan, dan perlu untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Dan jangan malah dijadikan mitos dan percaya macam-macam, sehingga bisa sirik dan sebagainya,”ujarnya. Dijelaskan, setiap tananan memiliki gen dan sifat berbeda, jadi tidak mungkin pohon kelor tumbuh pohon papaya. Karena secara plasma nutva tanaman kelor dan papaya punya sifat genitive yang berbeda. Jadi tak mungkin terjadi, kecuali terhadap tanaman sejenis yang bisa lakukan melalui persilangan. ( Ren, Esha )