Media Center, Kamis ( 23/12 ) Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Semeru 2021 dalam rangka pengamanan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Apel pasukan itu dipimpin langsung Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, SIK., SH., MH., di lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (23/12/2021).
Pengamanan Nataru tahun ini masih sama seperti tahun kemarin, yakni dalam masa pandemi COVID-19.
Kapolres mengatakan, pelaksanaan Operasi "Lilin Semeru 2021" dalam rangka pengamanan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, terhitung mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 dengan pelibatan personel sebanyak 140 orang.
"Sesuai penekanan Kapolri itu bahwa setiap personel harus menyiapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME)," ujarnya.
Kemudian melakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi meresahkan masyarakat.
Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2022.
"Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarana dan prasarana (sarpras) dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system," paparnya.
Selain itu, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas, namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.
"Dan juga tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) mencegah penyebaran COVID-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih," tukasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim Sumenep Letkol Inf Nur Cholis.,A.Md., perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ketua Organda, Kepala UB Kelas III Trunojoyo, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ketua Senkom Kabupaten, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan para Pendeta Gereja yang ada di Kabupaten Sumenep. ( Nita, Fer )