News Room, Rabu ( 12/03 ) Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget, Drs. Zainurul Sahari, menepis jika alumsi sekolah yang dipimpinnya diasumsikan masyarakat kurang memiliki kemampuan teknis dibidang jurusan masing-masing. Sebab, diakui selama ini sudah banyak alumninya yang sukses bekerja maupun berwira usaha sesuai kemampuan selama sekolah di kejuruan ini. “Kalau asumsi masyarakat, jika lulusan SMK hanya mencetak pekerja seperti kuli dan semacamnya itu tidak benar. Karena, lulusan SMK sudah dicetak sebagai tenaga teknisi,”tegasnya. Dicontohkan, para alumninya yang lulus dari jurusan teknis bangunan misalnya, mereka lulus sudah dijamin memiliki keahlian dalam bidang teknik bangunan, sehingga mereka bisa bekerja sebagai konsultan, atau pengawas dan bukan sebagai tukang atau kuli. Karena keahliannya sudah tidak diragukan lagi, mulai dari menggambar, mendesain rumah hingga pembuatan RAP. Termasuk dalam mengkalkulasi kebutuhan bahan berbagai tipe bangunan, kebutuhan kayu, semen, batu bata dan sebagainya. Mereka sudah mengetahui kualitas bangunan minimal standar. “Nah, dengan kemampan dan skill yang dimiliki tersebut, kami harapkan Dinas terkait maupun lembaga lainnya bisa memberdayakan alumni SMK,”tambahnya. Diakui pula, sejumlah Dinas teknis, misalnya Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Zainurul mengaku banyak melihat alumninya yang bekerja disana, baik sebagai karyawan maupun yang bersinggungan dengan dinas tersebut seperti di Konsultan Perencana dan maupun pengawasan. Temasuk di bidang jurusan lainnya yang setidaknya sudah bisa berkarya dan membuka usaha secara mandiri. ( Ren, Esha )