Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2010
  • 540 Kali

Alokasi RTM Penerima Raskin, Tahun Ini Dipastikan Menurun

News Room, Senin ( 25/01 ) Alokasi Rumah Tangga Miskin (RTS) penerima jatah raskin Kabupaten Sumenep 2010 dipastikan menurun dibandingkan RTS penerima tahun 2009. Menurunnya angka RTS penerima raskin 2010 itu mencapai 1,2 persen dari alokasi RTS penerima raskin tahun 2009. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Dearah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos mengatakan, pada tahun ini, RTS penerima raskin berdasarkan pengajuan Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep, memang menurun sebanyak 1.836 RTS dari RTS tahun 2009, dengan perincian tahun 2009 penerima raskin sebanyak 147.624 RTS, sementara tahun 2010 penerima raskin sebanyak 145.788 RTS. Pada tahun ini, selain ada penurunan jumlah RTS penerima raskin, ternyata juga jatah beras raskin setiap bulan juga ada penurunan jatah, jika sebelumnya setiap RTS sebulan menerima jatah raskin sebanyak 15 kilogram, namun pada tahun 2010, RTS hanya menerima jatah raskin sebanyak 13 kilogram. ”Terkait dengan pengurangan jatah beras raskin yang menentukan bukan pemerintah Kabupaten/Kota, melainkan sudah merupakan keputusan pemerintah pusat, sebab anggaran dananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemunkinannya, penngurangan jatah raskin itu penyebabnya karena anggaran dan yang berkurang di APBN, serta masyarakat miskin juga ada pemberdayaan dengan kegiatan lain,”tegasnya. H. Achmad Sadik menyatakan, meski jatah beras raskin berkurang, namun harga jual raskin, sama dengan sebelumnya, yakni sebesar Rp. 1.600,00 per-kilogram. Sementara jatah beras raskin Kabupaten Sumenep tahun 2010 setiap bulan 1.895 ton 244 kilogram, sedangkan pada tahun 2009 setiap bulan sebanyak 2.214 ton 360 kilogram. ( Yasik, Esha )