News Room, Senin ( 26/11 ) Alat navigasi penerbangan “Very High Frequency Omnidirectional Range” (VOR), sebagai penunjuk atau untuk mengetahui arah dan jarak pesawat dengan posisi bandara, akan segera dipasang paling lambat tanggal 31 Desember 2012. Kepala Satuan Kerja Bandara Trunojoyo, Dwi Ariyanto menjelaskan, alat navigasi itu akan dipasang di lokasi yang telah ditentukan oleh tim dari Direktorat Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan. “Pemasangan alat navigasi tersebut dilakukan oleh pihak ketiga dan ditargetkan tuntas pada 31 Desember 2012,”katanya. Dwi mengungkapkan, lahan yang akan menjadi lokasi pemasangan alat navigasi itu adalah aset Pemerintah Kabupaten Sumenep yang selanjutnya akan menjadi aset Bandara Trunojoyo. “Pengembangan Bandara Trunojoyo butuh sinergi antara kami sebagai kepanjangan tangan Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kami akan berusaha menambah fasilitas di Bandara Trunojoyo dengan syarat Pemkab Sumenep menyiapkan lahannya, dan itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu,”ujarnya. Menurutnya, Bandara Trunojoyo ini, sudah dinyatakan layak untuk aktivitas penerbangan pesawat penumpang berukuran kecil dan sedang, pada siang maupun malam hari. Pada Pebruari 2012, sempat mencuat pernyataan dari manajemen salah satu maskapai maupun pejabat Pemkab Sumenep tentang adanya penerbangan komersial yang akan memanfaatkan Bandara Trunojoyo mulai Maret 2012. Namun, hingga saat ini ternyata belum ada aktivitas penerbangan komersial dengan rute Sumenep-Surabaya yang dilakukan maskapai tertentu. Satuan Kerja Bandara Trunojoyo Sumenep adalah institusi yang merupakan kepanjangan tangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. ( Nita, Esha )