News Room, Jum’at ( 30/05 ) Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, terus berupaya untuk menumbuh kembangkan penangkar benih yang dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat, sehingga diharapkan dengan banyaknya penangkar di Sumenep akan menambah penghasilan petani dan penangkar itu sendiri. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si mengungkapkan, dengan adanya penangkar-penangkar baru di setiap wilayah di Kabupaten Sumenep akan memudahkan petani mendapatkan benih unggul dan berkualitas. “Namun, untuk menjadi penangkar harus bersertifikat dari Kementrian Pertanian pusat,”jelasnya. Karena itu, ditahun 2014 ini, pihaknya mengajukan 7 penangkar swadaya untuk mendapat sertifikat sebagai penangkar dari pusat, sehingga para penangkar ini bisa menghasilkan benih sebar yang baik dan bisa dijangkau oleh petani lainnya. Diakui Bambang, untuk menjadi penangkar memang tidak mudah. Sebab, disamping harus memiliki modal cukup, karena harga benih juga cukup mahal. Kemudian prosesnya juga tidak mudah dan harus mendapat sertifikat dari Kementerian Pertanian pusat. “Disamping itu, para petani masih banyak yang terpukau dengan kualitas benih unggul lokal,”tambahnya. ( Ren, Esha )