Media Center, Rabu ( 03/01 ) Kementerian Agama dalam peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-72, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya dan komponen umat beragama untuk bersama-sama menjadi duta penebar kedamaian.
Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, masa kekinian dengan tantangan tugas semakin berat di lingkungan masyarakat global hingga generasi digital, memerlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespon tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama.
Pesan kedamaian ini makin terasa penting untuk digaungkan agar kita tidak terjerembab dalam kubangan perseteruan dan jebakan permainan atas nama agama.
"Kalau belum sanggup mengatasi pertentangan dengan seruan damai, setidaknya marilah mendamaikan diri sendiri dari nafsu angkara murka,” ujar Bupati saat bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Agama pada Hari Amal Bhakti ke-72, Rabu (3/1), di MAN Sumenep.
Ia menyatakan, ASN Kementerian Agama dalam bekerja perlu mendengarkan aspirasi dari berbagai arah, agar mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik, serta melayani rakyat dengan menggunakan sarana dan anggaran yang merupakan hak rakyat.
“Itu dilakukan supaya pada tahun ini semua layanan di pusat dan daerah sudah dilakukan secara digital dan terintegrasi dalam Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai implementasi e-Government,” tuturnya.
Bupati mengungkapkan, Kementerian Agama sudah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik, namun tetap harus mengimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik serta menjunjung tinggi prinsip Bersih dan Melayani.
“Seluruh jajaran Kementerian Agama untuk memaknai bekerja sebagai ibadah, bekerja melayani masyarakat adalah sebuah kehormatan, serta menjalankan pengabdian dengan sikap amanah dan keikhlasan, dengan tidak mempermainkan jabatan.” katanya.
Kementerian Agama memperingati Hari Amal Bhakti ke-72 tahun 2018 bertema "Tebarkan Kedamaian sehingga diharapkan semua komponen di jajarannya dan umat beragama di Tanah Air agar menjadi Duta Penebar Kedamaian. ( Yasik, Fer )