News Room, Jumat ( 10/05 ) Masyarakat pengidam profesi PNS siap-siap mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru 2013. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyatakan, untuk rekrutmen CPNS baru 2013, tersedia 160.000 kursi. Tes dibagi 2 gelombang, yakni Juli dan September 2013. Kepala Biro Hukum dan Humas (Karo Hukmas) Kemen PAN-RB, M. Imanuddin mengatakan, tes CPNS pada Juli 2013 dilakukan untuk formasi tenaga honorer Kategori II. “Jumlah pastinya saya tidak hafal, tetapi sekitar 100.000 kursi,”katanya kemarin. Tes CPNS baru ini dijalankan denga seleksi tulis. Imanuddin mengatakan, data tenaga honorer Kategori II yang berhak mengikuti tes CPNS baru juli depan saat ini masih masuk tahap uji publik. Selanjutnya, nama-nama itu akan masuk daftar definitif dan berhak ikut tes CPNS. “Jika lolos, berhak menjadi CPNS baru, jika tidak, bisa ikut tes lagi pada tes CPNS untuk pelamar umum,”ujarnya. Tes CPNS baru pada September 2013 nanti, lanjut Imanuddin, diadakan untuk pelamar umum. Kouta untuk tes CPNS pelamar umum itu sebanyak 60.000 kursi,”tutur dia. Kuota itu menurut Imanuddin, masih belum di bagi-bagi ke seluruh instansi pusat maupun daerah. Tetapi alokasi utamanya adalah instansi pusat mendapatkan jatah 20.000 kursi, sedangkan instansi daerah menerima 40.000 kursi. Kata Imanuddin, penetapan 60.000 kursi CPNS baru dari pelamar umum itu murni ditetapkan Kemen PAN-RB. “Dasarnya adalah menghitung dari jumlah PNS yang pensiun tahun ini. Kami meerapkan zero growth,”tandasnya. Maksudnya adalah jumlah CPNS baru yang diterima sama dengan PNS yang pensiun. Tetapi, Imanuddin menegaskan bahwa zero Growth itu tetap berlaku proporsional. “Belum tentu ada instansi yang jumlah pensiunnya 50 orang lalu dapat alokasi CPNS baru 50 orang,”katanya. Kemen PAN-RB tetap melihat apakah di instansi tersebut selama ini PNS-nya lebih atau malah kurang. Jika lebih, instansi itu tidak akan mendapatkan jatah CPNS baru. Tetapi jika kurang akan mendapat CPNS baru lebih dari PNS yang pensiun. “Khususnya daerah yang PNS-nya padat itu di Pulau Jawa,”katanya. Untuk itu, CPNS baru akan disebar merata ke seluruh daerah di Indonesia. Khusus Propinsi Papua dan Papua Barat akan medapatkan alokasi lebih banyak, karena untuk pembangunan daerah setempat. Imanuddin mengatakan, pelaksanaan tes CPNS 2013 akan dijalankan dalam 2 sistem. Yakni sistem konvensional berupa pengisian Lembar Jawaban Komputer (LJK), seperti selama ini dan sistem online dengan menggunakan fasilitas CAT (computer assisted test). “Instruktur CAT masih belum merata. Jadi tetap dikombinasi dengan LJK,“ujarnya. ( JP, Ingun, Esha )