News Room, Kamis ( 24/06 ) Sebanyak 7 rumah di Dusun Grengseng, Desa/Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, rudak dihantam angin putting beliung, pada Kamis (24/06) pagi, sekitar pukul 04.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja 2 rumah milik Husin dan Riyahnan, warga setempat mengalami rusak berat. Sedangkan, 5 rumah panggung lainnya rusak ringan. Kepala Desa Sepanjang, Hamsuri menceritakan, sebelum kejadian, hujan deras mengguyur wilayah Desa/Pulau Sepanjang, sejak Rabu (23/06) kemarin. “Tiba-tiba pada Kamis (24/06) pagi, terdengar gemuruh angin kencang, dan warga pun langsung lari berhamburan keluar rumah. Saat itulah, atap 7 rumah warga setempat berterbangan,â€Âkata Hamsuri, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (24/06). Ia menjelaskan, rata-rata rumah warga yang diterjang angin putting beliung itu, mengalami kerusakan dibagian atap dan teras rumah. “Kerugian material akibat terjangan angin putting beliung tersebut, diperkirakan mencapai Rp. 60 juta,â€Âungkapnya. Saat ini, kata Hamsuri, pemilik rumah masih mengungsi disaudara maupun tetangganya, dan belum berani memperbaiki rumahnya yang disapu angin puyuh tersebut. “Sebab, hingga Kamis (24/06) siang, hujan masih terus mengguyur wilayah Desa/Pulau Sepanjang. Dimungkinkan, kalau hujan sudah mulai reda, warga setempat akan gotong royong membantu memperbaiki rumah yang rusak tersebut,â€Âujarnya menambahkan. ( Nita, Esha )