News Room, Kamis ( 20/08 ) Dalam penanggulangan bencana tidak bisa hanya dilakukan pemerintah termasuk di Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep saja, namun seluruh elemen masyarakat, mulai orang tua hingga anak-anak sudah harus ambil bagian dalam kegiatan penangguangan bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi dimana dan akapanpun.
Kepala Seksi Kesiap-siagaan BPBD Kabupaten Sumenep, Kamiludin, S.Pdi kepada News Room, disela-sela kegiatan Bintek Fasilitator Edukasi Penanggulangan Bencana di Sekolah, Kamis (20/08) di Hotel Utami Sumekar mengungkapkan, dalam rangka mengembangkan kegiatan penanggulangan bencana, BPBD Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan penanggulangan bencana yang bermitra dengan lembaga pendidian di Sumenep.
“Salah satu upaya yang kami lakukan, dengan mengikutkan para guru dengan kegiatan bimbingan teknik fasilitator edukasi penanggulangan bencana di sekolah ,”ungkapnya
Dikatakan, melalui Bintek tersebut diharapkan para guru nantinya menjadi kader yang bisa menindak lanjuti dengan guru lainnya di sekolah maupun kepada siswa, agar memahami bagaimana melakukan penanggulangan bencana dengan tangguh. Seperti halnya bagamana mendeteksi adanya bencana, posisi aman dan tidak serta apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.
Dijelaskan, Bintek yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 18 hingga 21 Agustus ini, diikuti sebanyak 50 orang guru mulai guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan sederajat. Dengan menghadirkan nara sumber dari BPBD Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, dan PMI Sumenep.
“Sedangkan materi Bintek meliputi managemen penanggulangan bencana, kajian resiko bencana, integrasikan penanggulangan bencana pada mata pelajaran, dan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat,” tambahnya. ( Ren, Esha )