Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-05-2013
  • 572 Kali

5 Rumah Tertimbun Longsor, Bupati Sumenep Tinjau Lokasi

News Room, Jumat ( 24/05 ) Sebanyak 5 rumah di Dusun Sema, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, tertimbun tebing longsor. Dua rumah diantaranya, yakni milik Supda dan Sernami, hancur (rusak berat). Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, hanya saja harta benda dan rumah mengalami kerusakan akibat tertimbun tanah dan batu. Untuk mengecek secara langsung peristiwa tersebut, Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si Jumat (24/05) siang, terjun ke lokasi mengunjungi korban longsor, sambil memberikan sumbangan dana dan sembako kepada korban longsor, serta warga kurang mampu disekitar lokasi. “Lokasi kejadiannya memang sangat memprihatinkan, dan rawan longsor. Tebing yang mengelilingi rumah korban cukup terjal, sehingga ketika hujan lebat bisa berakibat longsor,”kata Bupati, Jumat (24/05). Solusi yang ditawarkan kepada korban longsor, lanjut Bupati, satu-satunya jalan adalah relokasi rumah korban. Namun, ternyata mereka masih bersikukuh tidak mau pindah rumah, karena tidak memiliki tanah didaratan yang agak rendah. “Kami masih berusaha mencari jalan keluar, agar mereka mau direlokasi tanpa membebani para korban longsor,”terangnya. Bupati mengungkapkan, selain itu upaya lain adalah melakukan penghijauan disekitar tebing, guna menahan sisi tebing agar tidak longsor saat hujan lebat. “Kondisi ini butuh penanganan cepat, supaya tidak terjadi longsor kembali. Sebab, disekitar tebing masih banyak berdiri rumah yang dihuni oleh warga setempat,”ungkapnya. Sesuai data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, total kejadian bencana sejak Januari hingga pertengahan Mei 2013, sebanyak 446 kejadian, 364 diantaranya kejadian puting beliung, angin kencang, dan tanah longsor, 3 kejadian banjir, 33 kebakaran, dan 44 kejadian kecelakan laut. Dari kejadian tersebut 9 orang meninggal dunia dan mendapat santunan. Sedangkan total kerugian mencapai Rp. 2.200.000.000,00. ( Nita, Esha )