Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-05-2006
  • 491 Kali

3 DESA DAN 200 HEKTAR SAWAH TERENDAM BANJIR

Sumenep-Kominfo News Room : Raturan hektar sawah dan tiga Desa di Kecamatan Saronggi, Senin pagi (08/05) terendam banjir. Peristiwa itu terjadi, diakibatkan hujan yang turun sangat lebat selama sekitar 6 jam, sehingga sungai yang biasa menampung air hujan itu meluap, karena banyaknya air kiriman dari hulu sungai. Banjir tersebut sebagian besar melanda Desa Moangan Kecamatan Saronggi. Kepala Desa Moangan, Drs. Suharto menuturkan, banjir tersebut hampir menutupi seluruh sawah yang sedang ditanami padi. Bahkan, luapan air dari sungai itu masuk ke rumah warga, karena ketinggian air mencapai 1 meter. Suharto menerangkan, banjir tersebut merupakan kali pertama melanda Desa Moangan, padahal tahun-tahun sebelumnya, luapan air dari sungai Moangan itu tidak menenggelamkan sawah hingga masuk ke dalam rumah warga. Ia memaparkan, akibat banjir tersebut sekitar 125 hektar sawah milik warga setempat terendam air, sehingga padi yang ditanam dan sudah siap panen itu diprediksi gagal. Sementara itu, Camat Saronggi, R. Suwandi Insyaidari, S.Sos mengaku, setelah mendapat informasi adanya banjir tersebut, maka pihaknya langsung meluncur ke lokasi. Suwandi menuturkan, banjir tersebut, ternyata tidak hanya melanda Desa Moangan saja, tapi 2 Desa lainnya juga terendam banjir. Suwandi menandaskan, 2 Desa tersebut, yakni Desa Talang dan Desa Saronggi. Suwandi menjelaskan, berdasarkan data yang ada, akibat banjir yang merendamkan 200 hektar sawah tersebut, warga Desa Moangan mengalami kerugian sekitar Rp.200 juta. Karena itu, pihaknya berharap kepada Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM agar memperhatikan nasib para petani tersebut, dengan memberikan bantuan kepada warga, sebagai pengganti dari musibah banjir yang merendamkan sawah tersebut. ( Nita, JuP-31, Esha )