Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-04-2009
  • 792 Kali

Jangan Beranggapan Negatif Pada Jembatan Suramadu

News Room, Selasa ( 07/04 ) Masyarakat Madura tidak menilai Pembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramdu) sebagai ancaman terhadap perkembangan kebudayaan lokal masyarakat. Sebab, jembatan Suramadu bukan salah satu penyebab yang akan menimbulkan pergesaran nilai-nilai budaya masyarakat Madura. Salah seorang Budayawan Sumenep, Ibnu Hajar, M.Pd mengatakan, pembangunan Suramadu tidak menjadi hantu yang manakutkan bagi masyarakat terhadap perkembangan nilai-nilai budaya lokal. Karena, meskipun di Madura tidak ada pembangunan jembatan Suramadu, budaya lokal masyarakat akan selalu berevolusi. Nilai-nilai budaya lokal pasti mengalami perubahan, akibat dampak dari kemajuan pengetahuan dan teknologi. ”Karena itu, jembatan Suramadu jangan dianggap akan merusak kebudayaan kita, tapi yang terpenting bagaimana masyarakat itu sendiri mampu menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dari dampak kemajuan teknologi, seperti internet dan era globalisai,”tegasnya. Menyinggung soal pembentukn Peraturan Daerah (Perda) Syariah di kawasan Madura, Ibnu Hajar menyatakan, meski 4 Kabupaten di Madura membuat peraturan daerah. Namun, realita kehidupan ditengah-tengah masyarakat tidak menjalankan nilai-nilai Islami, secara otomatis Perda tersebut hanya sebagai tumpukan kertas semata. Untuk itu, yang terpenting semua komponen harus membudayakan nilai-nilai Islami dalam kehidupannya, agar bisa memfilter pengaruh budaya asing yang negatif. ( Yasik, Esha )