Media Center, Selasa ( 07/11 ) Upaya Desa Paberasan untuk mememiliki Balai Desa yang representatif,
ternyata tidak sekedar keinginan perangkat saja. Namun, seluruh
masyarakat Desa Paberasan memiliki keinginan yang sama untuk memiliki
Balai Desa sebagai tempat pelayanan masyarakat.
Kepala Desa
Paberasan, Rahman Saleh kepada Media Center, Selasa (07/11)
mengungkapkan, harapan masyarakat Desa Paberasan agar Desanya memiliki
Balai Desa yang representatif memang sudah sejak dulu, namun tahun ini
baru bisa diwujudkan.
“Terus terang, jika hanya mengandalkan
anggaran yang ada untuk membangun Balai Desa seperti yang diharapkan
tidak cukup, namun dengan kepedulian semua pihak, harapan masyarakat
akan terwujud,” ungkapnya.
Karena itu tegas Rahman Saleh, pihaknya mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap Desanya untuk bergotong-royong dan hasilnya ternyata diluar dugaan.
Terbukti, hasil
pembangunan Balai Desa Paberasan yang hingga saat ini belum selesai,
sudah terlihat megah. Padahal dengan anggaran 2 tahap, yakni Rp 100 juta di tahap pertama, dan Rp 100 juta di tahap ke dua (2016-2017).
Pihaknya berharap kepada masyarakat Desa Paberasan, selagi ada
kesempatan untuk berbuat yang terbaik bagi Desa dan lingkungannya.
Karena itu, pihaknya tidak henti-hentinya mengajak masyarakat dan elemen
lainnya untuk terlibat dalam setiap kegiatan pembangunan di Desanya.
“Kami mengajak masyarakat untuk peduli dalam membangun Desa dan ini
juga demi pembangunan manusia seutuhnya,” tambahnya. ( Ren, Esha )