Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-03-2016
  • 583 Kali

Wujudkan 5.000 Pengusaha Muda, Diawali Dengan Pelatihan

Newsw Room, Senin ( 28/03 ) Program menciptakan 5.000 pengusaha muda di Kabupaten Sumenep selama 5 tahun ke depan mulai diluncurkan. Sedikitnya 438 calon pengusaha muda di Kabupaten Sumenep untuk pertama kalinya dilakukan pelatihan berbagai jenis keterampilan sesuai bidangnya masing-masing.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada pembukaan pelatihan bagi pengusaha muda di Pendopo Agung Kraton Sumenep, Senin (28/03) mengungkapkan, dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan bagi calon pengusaha muda di Sumenep, pihaknya yakin dalam 5 tahun ke depan akan tercipta sedikitnya 5.000 pengusah muda di Sumenep.

“Program ini harus dimulai dan diluncurkan, agar nantinya 5.000 pengusaha muda di Sumenep betul-betul terwujud,” ungkapnya.

Dikatakan, keunggulan sebuah negara, 45 persen ditentukan kreatifitas dan inovasi warganya, dan faktor jaringan yang kuat ditambah teknologi menentukan 20 hingga 25 persen, sedangkan sumber daya manusia (SDM) yang dianggap penopang paling kuat ternyata hanya mampu menopang 10 persen saja. Karena itu, kreatifitas dan inovasi warganya merupakan hal penting menjadikan sebuah negara maju.

Disamping itu tegas Bupati, di Kabupaten Sumenep sendiri saat ini masih diharapkan pada masalah krusial, yakni jumlah pengangguran, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) di akhri tahun 2014 lalu mencapai 19.532 orang, atau 3 persen dari jumlah tenaga kerja 651.220 orang yang ada di Sumenep.

“Karena itu, jika dalam setahun, dari 1.000 orang calon pengusaha muda ini bisa membuka lapangan kerja sendiri sebanyak 3 hingga 4 orang, maka setidaknya akan mempu menekan 20 persen dari angka pengangguran dalam setahun,”tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si menjelaskan, tujuan dilaksanakannya program pealtihan bagi calon pengusaha muda untuk mempersiapkan wirausaha muda, agar mampu menggali potensi dirinya maupun lingkungannya, sehingga dapat diapresiasi untuk memiliki nilai ekonomis.

Dijelaskan, peserta pelatihan calon wirausaha muda saat ini sebanyak 438 peserta, yakni pelatihan pengolahan hasil pertanian sebanyak 41 peserta, pelatihan budidaya lebah madu sebanyak 40 peserta, perbengkelan dan hand traktor 45 peserta. Kemudian pelatihan agribisnis peternakan 50 peserta, pengolahan roti dan kue 30 peserta, keterampilan ukir kaca 30 peserta, tata boga 16 peserta, prosessing buah kelapa 20 peserta, pengolahan buah siwalan 16 peserta, dan pelatihan jasa fotografi 20 peserta. ( Ren, Esha )