Media Center, Sabtu ( 06/11 ) Setelah sebelumnya para Kepala Sekolah (Kasek), pengawas sekolah dan pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang ada di masing-masing Kecamatan mengikuti Workshop Penguatan Kurikulum SD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Tim Inovasi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep, kembali dilakukan kegiatan yang sama sebagai tindak lanjut dari workshop sebelumnya.
Seperti halnya Workshop Penguatan Kurikulum SD bagi para Kepala Sekolah dan Guru se-Kecamatan Gapura yang diselenggarakan selama 4 hari pertemuan setiap hari Sabtu sejak 16 Oktober hingga 06 Nopember 2021.
Kegiatan yang dilaksanakan K3S, pengawas dan para guru sekolah di Kecamatan Gapura juga menghadirkan Tim Inovasi Provinsi Jawa Timur, District Facilitator (DF) Inovasi Kabupaten Sumenep, Cahyadi Wahyono, Tim Inovasi Sumenep, Imam Buhari, Andi Lala, Taskia serta guru pembanding dari Kecamatan Batuan, Maya Rusliyanti dan lainnya yang sudah menerapkan Kurikulum Darurat (KD) di masa pandemi COVID-19.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Abd. Kadir, M.Pd, pada penutupan Workshop Penguatan Kurikulum Jenjang SD untuk kepala sekolah dan guru di Kecamatan Gapura, berharap para guru wajib terus belajar menjadi guru yang profesional agar juga menghasilkan siswa yang berkualitas dan memiliki karakter baik.
“Guru dituntut terus belajar sepanjang hayat (life long learning) atau pendidikan seumur hidup (life long education), sehingga memiliki ilmu yang bermanfaat baik untuk dirinya maupun anak-anak dan lingkungan sekitarnya,” ujar Kadir, Sabtu (06/11/2021).
Menurutnya guru seorang yang digugu dan ditiru, seharusnya memiliki ucapan dan tingkah laku baik dan menjadi teladan bagi anak didiknya. Di samping itu, selain harus memiliki kompetensi juga memiliki wibawa dan karakter yang baik serta memiliki performance bagus.
“Tentunya dengan mengikuti workshop ini, para guru memiliki bekal untuk melaksanakan pembelajaran dengan menyenangkan, misalnya dalam menerapkan literacy cloud dan sebagainya,” tambahnya.
Sementara Ketua K3S Kecamatan Gapura, Moh. Ilyas, juga berharap melalui workshop kurikulum jenjang SD ini ke depannya para guru di Kecamatan setempat lebih baik dan profesional.
“Dan diharapakan para peserta bisa melakukan imbas atau desiminasi kepada para guru lainnya khususnya di sekolah masing-masing,” ungkapnya.
Dijelaskan Kepala SDN Banjar Timur ini, peserta workshop kurikulum jenjang SD yang diikuti masing-masing sekolah mengirim 3 orang, yakni kepala sekolah dan 2 orang guru, nantinya akan dipantau oleh pengawas dan K3S dalam melaksanakan tindak lanjut penerapan kurikulum SD di masing-masing sekolah. ( Ren, Fer )