News Room, Senin ( 09/01 ) Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep masih menjadi fenomena yang datang setiap kali musim hujan. Sehingga, masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap penyakit DBD yang sering mengancam masyarakat, baik di perdesaan maupun di perkotaan.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. A. Fatoni, M.Si kepada wartawan, Senin (09/01/2017) mengungkapkan, dalam rangka mencegah merebahnya penyakit DBD, yakni dengan cara menerapkan 3M yakni, Menutup, Menguras, dan Mengubur barang yang rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Jadi masyarakat harus membiasakan diri untuk melakukan 3M, terutama di tempat-tempat yang mudah digenangi air,” ungkapnya.
Ditambahkan, selain melaksanakan 3M, Fatoni berharap, masyarakat tetap membiasakan diri menjaga kebersihan dan berperilaku hidup sehat. Sehingga hal tersebut bisa menekan mewabahnya bermacam penyakit, yang tidak hanya merugikan dirinya, namun juga merugikan orang lain.
Meskipun diakui Fatoni, jika kasus DBD di tahun 2016 kemarin menurun dibandingkan tahun sebelumnya, namun tahun ini masyarakat tetap harus lebih menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga, penyebaran virus yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus ini bisa dicegah.
“Yang terpenting pula, penyakit seperti DBD ini bisa diantisipasi sejak dini dengan cara hidup sehat dan bersih serta mencintai lingkungan.” tambahnya. ( Ren, Fer )