Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-09-2006
  • 463 Kali

WARGA NU DIMINTA TIDAK TERPROVOKASI PERNYATAAN PAUS

Sumenep-Kominfo News Room : Pernyataan Sri Paus Benedictus XVI yang menuduh agama Islam sebagai agama yang kejam dan mengajarkan kekejaman, hendaknya ummat muslim menyikapinya secara dingin, bahkan ummat muslim tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu, dengan mempolitisasi pernyataan Sri Paus untuk mengadu domba antara ummat muslim dengan kristiani, karena pemimpin ummat nasrani itu secara terbuka sudah meminta maaf kepada ummat muslim didunia atas kehilafan pernyataan sikapnya itu. Hal itu ditegaskan Sekretaris Syuriah PWNU Jawa Timur, Drs. KH. Syafrudin. Diungkapkan pula pada acara Harlah NU dan Rajabiah ke 83, di Kantor PC NU Sumenep, Rabu pagi (19/09), jika pernyataan Sri Paus Benectius XVI masih saja dipersoalkan, pihaknya menduga telah terjadi politisi agama yang tujuannya tidak menghendaki kerukunan agama di muka bumi ini. KH. Syafrudin juga mengharapkan Keluarga Besar NU Sumenep tidak mudah terpancing provokasi, sehingga membakar tempat ibadah kristiani. Sementara itu Ketua PWNU Jawa timur, DR. KH. Ali Mashan Moesa yang dijadwalkan menghadiri acara Harlah dan Rajabiah NU ini berhalangan, berhubung KH. Ali Mashan Moesa sedang melaksanakan tugas PBNU untuk meredam gejolak ummat muslim Jawa Timur, agar tidak melakukan pemabakaran gereja dengan mendatangi ulama dan tokoh masyarakat. ( Yasik, Esha )