Media Center, Kamis ( 16/03 ) Warga miskin pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Sumenep, Madura, Jawa Timur, diverifikasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten setempat.
“Verifikasi data itu guna mengecek adanya penerima yang sudah meninggal, pindah alamat, atau sudah kaya sehingga tidak berhak lagi menjadi pemegang KIS,”kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Ach Aminullah, M.Si, Kamis (16/03). Ia mengakui jika proses verifikasi data penerima KIS tersebut dilakukan setiap 6 bulan sekali, agar selalu ada pembaruan sesuai kondisi riil di lapangan.
“Kalau tidak dilakukan verifikasi, dikhawatirkan ada pemegang KIS yang pindah alamat atau meninggal dunia,”ujarnya. Sesuai data di Dinsos Sumenep, warga kurang mampu yang menjadi penerima KIS di wilyahnya sebanyak 527.086 jiwa dengan sumber dana dari APBN, dan 63.000 jiwa bersumber dari APBD Sumenep.
Untuk penerima yang bersumber dari dana APBN jumlahnya mengalami penurunan 17.164 jiwa dibanding tahun 2016, sedangkan untuk sumber dana dari APBD justru mengalami kenaikan luar biasa dibanding 2016. Pada tahun 2016 hanya terdapat 1.712 jiwa penerima KIS dari dana APBD, dan tahun 2017 penerima KIS sebanyak 63.000 jiwa.
“Jumlah tersebut nantinya bisa berkurang atau bertambah setelah dilakukan verifikasi dan validasi data,”pungkasnya. ( Nita, Esha )