News Room, Rabu ( 05/08 ) Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hasil pengolahan data yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, hasil Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 sebanyak 205.000 RTM.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Suparno menjelaskan, pelaksanaan PBDT 2015 tersebut sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2014. Sasarannya untuk memutakhirkan data rumah tangga miskin hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011.
"Hasil pendataan tersebut akan digunakan untuk menentukan penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta beberapa program bantuan sosial dari pemerintah,"kata Suparno, Rabu (05/08).
Ia mengungkapkan, pengolahan data 205.000 Rumah Tangga Miskin (RTM) itu, ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2015. Setelah itu akan dikompilasi ke BPS Jawa Timur, kemudian dikirim ke BPS pusat. "Kalau proses kompilasi di BPS itu selesai, maka data akan dikirim Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," terangnya.
Suparno menambahkan, pengolahan data rumah tangga miskin itu, pihaknya menerjunkan 953 petugas pencacahan lapangan. "Data di TNP2K tersebut akan diurutkan dengan metode tertentu, sehingga diketahui siapa yang layak difasilitasi mendapat program bantuan sosial dari pemerintah. BPS hanya mendata saja," pungkasnya. ( Nita, Esha )