News Room, Senin ( 20/05 ) Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, pada Senin (20/05) pagi, diwarnai peristiwa tragis. Seorang warga setempat, yang diketahui bernama Suah (75), ditemukan tewas dilokasi tempat pemungutan suara (TPS). Saat itu, korban ditemani anaknya ke TPS untuk menyalurkan hak suara dengan mencoblos. Namun saat antri coblosan Pilkades itulah tiba-tiba korban diketahui sudah meninggal dunia. Kapolsek Gapura, AKP Suwarno menerangkan, kejadian itu murni bukan akibat adanya kegaduhan di TPS Pilkades Grujugan, melainkan menderita sakit. “Saat kejadian, korban tengah mengantri di TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkades. Korban didampingi anaknya, tengah duduk menunggu giliran mencoblos di TPS. Ternyata korban tiba-tiba jatuh terjungkal dari tempat duduk, dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” katanya. Suwarno menerangkan, sesuai keterangan anaknya, korban telah lama menderita penyakit darah tinggi. “Saat antri di TPS itu kemungkinan penyakit korban kambuh, sehingga korban tiba-tiba pingsan, terjatuh dari kursinya dan meninggal,” ungkapnya. Dengan kejadian itu, lanjut Suwarno, keluarga korban mengaku mengikhlaskan kematian korban, karena memang menderita sakit sejak lama. “Ketika terjadi seperti itu, korban sempat ditolong warga, tapi nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. Korban kemudian dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan,”tandasnya. ( Nita, Esha )