News Room, Senin ( 05/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memberangkatkan 20 Kepala Keluarga (KK) calon tranmigrasi tujuan Kota Tedore Kepulauan Propinsi Maluku Utara, Senin (05/12). Pelepasan pemberangkatan transmigran tersebut dilakukan Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep. Wakil Bupati mengatakan, masyarakat calon transmigran hendaknya beradaptasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat dilingkungan dan suasana yang baru, agar bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik. Bahkan diharapkan masyarakat transmigrasi asal Kabupaten Sumenep, menjaga nama baik keluarga dan masyarakat Kabupaten Sumenep, sehingga senantiasa mencerminkan sikap yang menunjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya Sumenep dalam kehidupannya sehari-hari. ”Kami juga meminta transmigran Sumenep ditempat yang baru menjadi pelopor disegala bidang, sehingga menjadi transmigran panutan dan teladan oleh masyarakat yang lain. Jadikan semangat juang didalam diri peserta transmigrasi, sebagai modal kerja ditempat yang baru.”tegasnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, Drs. H. Suud Suganda, M.Si menyatakan, Kabupaten Sumenep pada tahun 2011 mendapatkan jatah calon transmigran umum sebanyak 40 Kepala Keluarga dengan jumlah 126 jiwa. Sedangkan jadwal pemberangkatan calon transmigran tersebut terbagi menjadi 3 tahap. ”Untuk tahap pertama sebanyak 20 KK dengan 57 jiwa, tujuan kota Tedore Kepulauan Propinsi Maluku Utara, perinciannya 9 KK dari Kecamatan Ambunten, 4 KK dari Kecamatan Guluk-guluk, 3 KK dari Kecamatan Ganding, 2 KK dari Kecamatan Kota Sumenep, 1 KK dari Kecamatan Batang-batang, dan 1 KK dari Kecamatan Pasongsongan. Tahap kedua sebanyak 10 KK dengan 31 jiwa tujuan Kabupaten Wadoh Propinsi Sulawesi Selatan, yakni 9 KK dari Kecamatan Guluk-guluk, dan 1 dari Kecamatan Lenteng, dan tahap ketiga 10 KK dengan 29 jiwa tujuan Bolang Pasirembuk Kabupaten Mamasa Propinnsi Sulawesi Utara, yakni 4 KK dari Kecamatan Pasongsongan, 2 KK dari Kecamatan Ambunten, 1 KK dari Kecamatan Lenteng, 1 KK dari Kecamatan Kalinaget, 1 KK dari Kecamatan Bluto, dan 1 KK dari Kecamatan Rubaru,”ungkapnya. H. Su’ud Suganda mengungkapkan, peserta transmigrasi sebelum menuju daerah tujuan, mendapat pelatihan di Asrama Transito Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Propinsi Jawa Timur selama 7 hari. ”Untuk dana pemberangkatan masing-masing transmigrasi tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep tahun 2011,”imbuhnya. ( Yasik, Esha )