Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-12-2011
  • 577 Kali

Wakapolda Jatim Tinjau Langsung Pembongkaran Makam Korban

News Room, Sabtu ( 03/12 ) Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Timur, Brigjen Polisi Edi Sumantri, Sabtu (03/12) pagi, mendatangi Markas Kepolisian Resor Sumenep, untuk meninjau langsung pembongkaran makam korban pemerkosaan dan pembunuhan di Pulau Raas, yakni Zainatun (35), warga Desa Gowa-gowa, Kecamatan/Pulau Raas. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin menjelaskan, untuk membuktikan penyebab kematian korban, pihaknya terpaksa membongkar makam korban guna kepentingan otopsi, yang dilakukan oleh Tim Dokter Forensik Polda Jatim. “Sabtu (03/12) ini, kami memang membongkar makam yang diduga meninggal sebagai korban pemerkosaan dan pembunuhan di Pulau Raas, sebagai kelengkapan penyelidikan,”kata Dirin, di Polres Sumenep, Sabtu (03/12). Untuk kasus ini, kata Kapolres, polisi sudah memeriksa delapan orang lebih, dan telah menetapkan tiga orang tersangka, salah satunya Dedy Ersan, yang meninggal dunia di kantor Polsek Raas, Senin (28/11) malam. “Sedangkan, dua tersangka lainnya, yakni berinisial AD dan A. Saat ini, keduanya berada di Mapolres Sumenep, dalam konteks mengamankan diri. Karena, mereka takut terhadap reaksi keluarga korban pemerkosaan dan pembunuhan. Makanya, mereka minta perlindungan pada kami,”terangnya. Kapolres mengungkapkan, pihaknya hanya menangani kasus pemerkosaan dan pembunuhannya saja, dan untuk kasus tewasnya tahanan tersangka kasus tersebut, langsung di back up oleh Polda Jatim. “Namun, saksi yang sudah diperiksa sebanyak 11 orang, semuanya merupakan anggota Polsek Raas dan sebagian anggota Polres Sumenep. Ke 11 anggota tersebut, sekarang masih diamankan di Polda Jatim,”ungkapnya. Zainatun, diduga menjadi korban pemerkosaan dan ditemukan meninggal dunia, pada Rabu (09/11) lalu. Salah seorang pelakunya adalah Dedy Ersan. Pelaku akhirnya ditangkap oleh aparat Polsek Raas, pada Senin (28/11) pagi, namun malam harinya ditemukan tewas di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) setempat. Mayat tersangka sudah diotopsi oleh dokter Forensik Polda Jatim, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, pada Selasa (29/11) kemarin. ( Nita, Esha )