Sumenep-Infokom News Room : Sedikitnya 70 prosen Pengurus Cabang NU lama masih mendominasi kepengurusan NU periode 2005-2010 dan 30 prosen sisanya merupakan wajah baru. Namun kepengurusan PCNU baru itu akan ditetapkan dalam pertemuan internal antara Tanfidz dan Suriya, hari Jum’at (05/08). Ketua PCNU Sumenep terpilih, Drs. KH. Abdullah Kholil, M.Si mengatakan, semangat rekonsiliasi dan konsolidasi dalam internal kepengurusan NU menjadi salah satu alasan dipilihnya sebagian besar pengurus lama, sebab mereka merupakan kekuatan pengurus NU yang hampir tercerai berai, sehingga untuk menyatukan NU, dibutuhkan perpaduan antara yang lama dan pengurus baru. Namun demikian, kepengurusan Nahdlatul Ulama 2005-2010 itu sudah mengakomodir seluruh kader-kader NU, seperti Gerakan Pemuda Ansor, Lakpendam dan NU. Kyai Abdullah Kholil mengatakan, meski bukan kader NU, akan tetapi kader PMII Sumenep juga dimasukan dalam kepengurusan NU saat ini. Selanjutnya Kyai Abdullah Kholil menambahkan, pemilihan kepengurusan NU yang baru itu sudah melalui beberapa pertimbangan yang dilakukan oleh 9 orang Tim Formatur, bahkan dengan adanya beberpa pengurus yang saat ini aktif di Partai Politik, dengan tegas telah menyatakan mengundurkan diri dari pengurus partai dan lebih memilih menjadi pengurus PCNU. ( Yasik, Esha )