Media Center Rabu ( 31/03 ) Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I berharap kepada seluruh organisasi keagamaan di Kabupaten Sumenep bersinergi dalam membangun keshalihan sosial lewat organisasinya. Sebab, pihaknya yakin semua organisasi keagamaan memiliki tujuan sama yakni fastabiqul khairat untuk memberikan yang terbaik pada nusa bangsa dan agama.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumenep saat memberikan sambutan melalui telecomfren pada Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep tahun 2021, Rabu (31/03/2021).
“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Sebaik-baik manusia yang memberikan manfaat dan kebaikan pada sesama dimanapun kita berada,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Hj. Dewi Khalifah juga menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musda IX LDII Kabupaten Sumenep dan diharapkan dapat melahirkan para pemimpin dan pengurus amanah dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan, karena setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya serta memberikan kebaikan khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Di samping itu Wabup Sumenep ini juga berharap, LDII Kabupaten Sumenep melakukan revitalisasi dakwah Islam di era globalisasi saat ini, maka dihadapkan pada dilema positif dan negatif dampak Media Sosial (Medsos). Sehingga sangat penting pengurus organisasi seperti LDII bersama-sama menjaga anak bangsa dengan memfilter dan membina dari kerusakan moral, seperti halnya banyak menghiasi Medsos dengan dakwah bilhal dan billisan.
“Termasuk ujian lainnya seperti maraknya narkoba dan semacamnya, bahkan saat ini juga diuji dengan pandemi COVID-19, karena itu peran organisasi agama dan kemasyarakatan sangat diperlukan untuk saling menguatkan,” tandasnya.
Ditambahkan pula melalui slogan Bismillah melayani yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep saat ini, bagaimana pemberdayaan ekonomi yang akan dibangun dari hulu ke hilir, salah satunya juga perlu keterlibatan organisasi keagamaan.
“Mari kita jaga kemitraan dengan baik karena Sumenep rumah kita, kita bangun bersama karena dengan kebersaaan dan gotong royong akan tercipta kabupaten yang memiliki visi mandiri, unggul dan sejahtera atas ridho-Nya dengan kepemimpinan kami Sumenep menjadi daerah yang baldatul tayyibatun wa robbun ghafur,” tambahnya.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sumenep, Dr. Musaheri, M.Pd menjelaskan, kegiatan Musda IX tahun ini mengambil tema “Menguatkan SDM Profesional Religius untuk Mendukung dan Berkontribusi dalam Pembangunan Menuju Sumenep Maju, Unggul, Mandiri dan Sejahtera.
Sedangkan Musda dilaksanakan dengan agenda pemaparan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus lama masa bakti 2015-2021 kemudian menyusun program kerja pengurus masa bakti 2021-2026.
“Substansi dari tema ini sebenarnya seirama dengan visi misi Bupati Sumenep masa bakti 2021-2024, dan ini merupakan salah satu pernyataan sikap kami dalam dinamika perkembangan sosial politik dan ekonomi Kabupaten Sumenep yang esensi dalam Musda ini,” ungkap Musaheri.
Diakui pula jika harapan yang disampaikan Wakil Bupati Sumenep memberikan sambutan melalui zoom meeting, merupakan respon baik sesuai pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), jika LDII Kabupaten Sumenep juga harus saling bersinergi dan berkontribusi dalam mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Sumenep, sebagai upaya melakukan pembaharuan dan percepatan pembangunan.
Sementara itu kegiatan Musda LDII Kabupaten Sumenep ini juga menghadirkan sejumlah undangan melalui zoom meeting Wakil Bupati Sumenep, seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres, Dandim 0827 Sumenep, Bakesbangpol, Kemenag, MUI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan organisasi keagamaan lainnya. ( Ren, Fer )