Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-03-2016
  • 535 Kali

Wabup Sumenep Berharap, Santri Pakai Narkoba Tak Benar

News Room, Senin ( 14/03 ) Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi berharap, informasi adanya oknum santri di Kabupaten setempat, yang menggunakan narkoba agar kuat berdzikir itu tidak benar.

“Semoga informasi itu (santri menggunakan narkoba, red) tidak benar. Karena kita tahu bersama, bahwa narkoba itu musuh bersama,”kata Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, Senin (14/03).

Menurutnya, selama ini, semua masyarakat Sumenep menganggap narkoba adalah musuh bersama. "Jadi, apapun alasan penggunaan barang haram itu tidak benar, karena sangat membahayakan bagi kesehatan,"tegasnya.

Wabup mengungkapkan, penyebaran narkoba di Sumenep ini memang sudah marak, bahkan banyak masyarakat yang menggunakan, tidak tahu bahwa itu obat-obatan terlarang.

“Biasanya pengedar tidak memberitahu kalau itu narkoba, hanya mengatakan obat, sehingga warga menggunakannya. Ini kan sudah tidak baik,”ungkapnya.

Penyebaran narkoba di Sumenep sudah sangat memprihatinkan dan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menanggulanginya. “Tidak hanya pemerintah, tapi semua masyarakat harus mensosialisasikan bahaya narkoba itu,” tuturnya.

Sebelumnya, kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menyatakan, bahwa ada santri di Sumenep menggunakan narkoba agar kuat berdzikir dimalam hari.

Namun, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menolak statemen Budi Waseso itu. Sebab, selama ini, pesantren menjadi pencetak moral bangsa. Bahkan, Budi Waseso diminta untuk menunjuk langsung, dimana lembaga pesantren itu yang santrinya menggunakan narkoba. ( Nita, Esha )