Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-03-2020
  • 997 Kali

Wabup Harapkan PKH Bantu Pencegahan Stunting Di Sumenep

Media Center, Selasa ( 17/03 ) Masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) hendaknya memanfaatkan bantuan dananya untuk mendorong penanganan dan pencegahan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita.

“Sejatinya, PKH memiliki peran penting dalam penanganan dan pencegahan stunting melalui kesehatan ibu hamil dan anak, sehingga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mempergunakan dana bantuan sebaik–baiknya,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH pada Sosialisasi PKH di SMA Baiturrahman Desa Ketupat Kecamatan Raas, Selasa (17/03/2020).

Ia menyatakan, KPM khususnya ibu hamil harus memanfaatkan PKH untuk kebutuhan kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi baik bagi anak-anaknya.

“Pencegahan stunting sejalan dengan program pemerintah daerah, karena Kabupaten Sumenep termasuk lokus atau lokasi khusus stuting, apalagi penerimaan indeks bantuan yang sebelumnya Rp2,4 juta pertahun naik menjadi Rp3 juta,” tuturnya.

Wabup menyatakan, manakala seluruh KPM memanfaatkan dana PKH sesuai kebutuhannya, tentu saja mampu memutus rantai kemiskinan di antara generasi selanjutnya.

“PKH ini adalah upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang sebagai investasi pada sumber daya manusia, jadi benar-benar memprioritaskan pemanfaatan dana PKH untuk memenuhi kebutuhan gizinya,” tuturnya.

Wabup Achmad Fauzi mengimbau para KPM agar betul-betul memanfaatkan anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraannya serta tercapai target-targetnya.

“Para pendamping PKH untuk mengarahkan KPM mempergunakan dana bantuan sebaik-baiknya demi mencapai target program itu sendiri,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan menambahkan, pihaknya siap untuk memberikan dukungan yang fokusnya pada upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dalam penanganan dan pecegahan stunting di daerah.

“Untuk keluarga penerima PKH di Kecamatan Raas totalnya berjumlah 1.726 KPM, rinciannya Desa Tundok sebanyak 331 KPM, Poteran 107 KPM, Ketupat 232 KPM, Kropak 239 KPM, Karangnangka 222 KPM, Jungkat 80 KPM, Gua-Gua 121 KPM, Brakas 226 KPM, dan Desa Alas Malang sebanyak 1.720 KPM,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )