Media Center, Minggu ( 19/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep meminta masyarakat harus berperan aktif, menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) setempat tahun 2020.
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH mengatakan, masyarakat mempunyai peran dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), guna menyalurkan hak politiknya.
“Partisipasi masyarakat dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun ini sangat penting, sebab masyarakat merupakan wujud legitimasi terhadap proses demokrasi di daerah,” tegas Wakil Bupati pada Peluncuran (Launching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020, di Lapangan PT. Garam Kalianget, Sabtu (18/01/2020) malam.
Selama pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, partisipasi masyarakat pada tahun 2005 mencapai 73,21 persen, tahun 2010 untuk putaran pertama sebesar 63,61 persen, putaran kedua sebesar 54,56 persen dan tahun 2015 sebesar 66,55 persen.
“Sesuai data itu, partisipasi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi politiknya di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep dari tahun pertama pelaksanaan pada tahun 2005 mengalami penurunan yang cukup signifikan,” imbuhnya.
Wabup berharap, KPU bersama jajarannya sebagai penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati harus mempertajam sosialisasi kepada masyarakat, supaya partisipasi masyarakat semakin tinggi.
“Karena itu, perlu dicarikan solusi yang aktif dan kreatif agar partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga penting dilakukan sosialisasi dan pendidikan politik secara terus menerus kepada masyarakat,” tandas Achmad Fauzi Wabup Sumenep ini.
Peluncuran (Launching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Khairul Anam.
Sementara Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Khairul Anam menambahkan, KPU Sumenep dalam menarik simpati masyarakat agar berpartisipasi di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati hendaknya di setiap sosialisasi menampilkan kesenian lokal khas masyarakat.
“Dengan menampilkan ludruk ini mendapat respon positif masyarakat, buktinya mereka sangat antusias mengikuti kegiatannya. Mudah-mudahan kehadiran masyarakat sebagai pertanda suksesnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep pada tanggal 23 September 2020 mendatang,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )