Media Center, Kamis ( 25/10 ) Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH mengatakan, pemilihan Kacong tor Cebbing (Kaceb) dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memunculkan dan membina generasi-generasi muda yang inovatif, kreatif, teguh dan cerdas guna melestarikan budaya serta ikut mempromosikan budaya Sumenep.
“Generasi yang baik adalah generasi yang memiliki keunggulan dan kreatifitas untuk menjawab tantangan zaman, bukan lagi didasari otot, namun otak, bukan status keluarga melainkan kompetensi dirinya.” tegasnya pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kacong tor Cebbing Kabupaten Sumenep tahun 2018 di Gedung KORPRI, Rabu (24/10) malam.
Ia menyatakan, generasi muda sebagai penerus harus memiliki kecintaan melestarikan seni dan budaya daerahnya, itu dilakukan agar budaya lokal tidak tergerus budaya baru yang belum tentu sesuai karakter dan filosofi budaya Sumenep.
“Bahkan yang tidak kalah pentingnya, generasi muda juga ikut mempromosikan budaya lokal untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas, sebab apabila seni budaya tidak pernah dipromosikan dampaknya tidak mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat.” tutur pengusaha muda sukses ini.
Wakil Bupati berharap, seluruh peserta Kacong tor Cebbing agar mengaplikasikan semua ilmu yang diperoleh selama pelaksanaannya. Sebab, peserta Kacong tor Cebbing tahun ini tidak hanya mengikuti kompetisi untuk menjadi duta wisata Sumenep di ajang yang serupa, namun memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“Saya inginkan peserta Kacong tor Cebbing Sumenep harus menjadi aktor pembaharu dalam ikut serta berpartisipasi memberantas penyakit masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )