Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-09-2019
  • 775 Kali

Wabup Ach. Fauzi: Pencak Silat Sarana Pencegahan Kenakalan Remaja

Media Center, Jum’at ( 06/09 ) Perguruan pencak silat di Kabupaten Sumenep terus konsisten membina dan melatih para atlet silat khususnya yunior dalam rangka menekan perilaku negatif di kalangan remaja.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, mengatakan, era 4.0 dengan gencarnya perkembangan teknologi informasi memang membutuhkan kegiatan positif bagi kalangan remaja/pemuda di Sumenep, supaya mereka tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang bisa mengancam kepribadiannya.

“Cara terbaik mengantisipasi akibat negatif era globalisasi adalah mengembangkan bakat remaja melalui berbagai kegiatan salah satunya yakni pencak silat,” tegas Wabup pada Selametan Pengesahan Calon Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dan Cabang Sumenep, di Gedung KORPRI, Kamis (05/09/2019) malam.

Ia menyatakan, eksistensi pencak silat ini harus terus dipertahankan dan dikembangkan agar tidak tergerus perkembangan zaman, sehingga perlu dilakukan pengenalan kepada generasi muda secara terus menerus. Harapannya generasi muda tidak hanya mengenal nama silat, namun tidak paham eksistensi dan filosofinya.

“Generasi muda jika tidak mengenal pencak silat sejak dini berdampak buruk terhadap perkembangannya, karena hilang tergerus kemajuan zaman, padahal pencak silat memiliki eksistensi dan filosofi dalam kehidupan masyarakat,” tutur pengusaha muda sukses ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengungkapkan, pencak silat bukan sekedar kegiatan positif untuk menekan angka kenakalan remaja, melainkan juga sebagai langkah mempertahankan warisan asli budaya Bangsa Indonesia.

“Bahkan, pencak silat sudah mengalami perluasan peran, jika dahulu hanya sekedar untuk pertahanan diri, namun, saat ini juga sebagai identitas bangsa yang memiliki banyak nilai filosofis seperti konsentrasi, keuletan, kreatifitas, keseimbangan dan kekuatan,” pungkas Wakil Bupati Achmad Fauzi. ( Yasik, Fer )