News Room, Selasa (28/10) Tak mau kalah dengan gerakan para mahasiswa, reporter RRI dan puluhan karyawan media publik juga memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Agak berbeda nuansa, para pengunjuk rasa ini. Mereka mengegelar gerakan sejuta tanda tangan untuk Bung Tomo. Gerakan pengumpulan tanda tangan tersebut dilakukan serentak oleh karyawan RRI di Jawa Timur meliputi, RRI Malang, Jember, Madiun dan Sumenep. Aksi tersebut mendesak Pemerintah agar Bung Tomo ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional. Sebab, gerakan Bung Tomo dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat jelas dan membekas di seluruh masyarakat Jawa Timur. Kepala RRI Sumenep, Ariyanti Retno Astuti mengatakan, para karyawan RRI sengaja memperingati hari sumpah pemuda dengan cara mengumpulkan tanda tangan untuk mengusulkan Bung Tomo jadi Pahlawan Nasional. “Keinginan ini bukan main-main. Sebab gerakan Bung Tomo ini jelas-jelas untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya harap, pada 10 Nopember mendatang. Bung Tomo sudah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional,†kata Retno kepada para wartawan di kantornya, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (28/10/2008). Sebagai simbol desakan agar usulan Bung Tomo dijadikan pahlawan Nasional, reporter RRI dan karyawan media publik lainnya membubuhkan tanda tangan di atas kain putih yang dibentangkan sepanjang 20 meter. “Setelah ini kami akan langsung menggelar seminar di Surabaya. Sebab, untuk menetapkan sebagai pahlawan nasional harus melalui sebuah seminar,†terangnya. (Nita, Adjie)