Media Center, Sabtu ( 30/12 ) Ustadz Yusuf Mansyur siap membantu Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk mempromosikan destinasi wisata setempat kepada masyarakat luar daerah.
Ustadz Yusuf Mansyur mengatakan, dirinya berencana jalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam sektor pariwisata guna membantu pembangunan masyarakat Sumenep melalui lembaga yang dipimpinnya yakni PayTren.
Lembaga PayTren memiliki program setiap tahun memberikan hadiah kepada anggota untuk mengunjungi sejumlah tempat di luar negeri seperti Malaysia dan Singapura, namun pihaknya ingin merubah kunjungan ke luar negeri itu menjadi Jelajah Nusantara dengan mendatangi sejumlah daerah di Indonesia.
“Kami sudah memprogramkan hadiah (bonus) bagi anggota tahun 2018 tidak keluar negeri, namun mengunjungi daerah-daerah di Indonesia, salah satunya yang menjadi target adalah Kabupaten Sumenep, karena saya sudah mendengar sejak dulu, kalau di Kabupaten Sumenep memiliki destinasi wisata luar biasa seperti pulau Oksigen Gili Iyang Kecamatan Dungkek.”tegasnya saat Perskonferen di Rumah Makan Ayam Brewok Sumenep, Sabtu (30/12).
Ia mengakui, destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang menjadi target program lembaganya Jelajah Nuasantara, sehingga saat ada undangan dakwah di Kabupaten Sumenep, berkeinginan untuk mengunjungi objek wisata Pulau Oksigen Gili Iyang dan Pantai Lombang.
Itu dilakukan untuk mengetahui apa saja yang bisa dilakukan oleh lembaganya dalam rangka ikut serta mempromosikan objek wisata Sumenep kepada masyarakat baik di Indonesia dan dunia.
“Saya yakin destinasi wisata di Indonesia temasuk Kabupaten Sumenep tidak kalah dengan wisata domestik di negara lain. Kami berusaha untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat Sumenep membanguan daerah melalui sektor pariwisata.”imbuhnya.
Ustadz Yusuf Mansyur mengungkapkan, konsep pariwasta di Kabupaten Sumenep harus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat untuk menjaga kelestarian warisan leluhur dan religius demi menjaga moral generasi muda di masa mendatang.
”Saya optimis kalau di Kabupaten Sumenep pasti konsep pariwisatanya mempertahankan kearifan lokal dan religius.”pungkasnya.
Kehadiran Ustadz Mansyur di Kabupaten Sumenep untuk mengisi ceramah agama pengajian umum yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka menyambut tahun baru berupa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Gema Shalawat Seribu Hadrah.
Pengajian umum dilaksanakan di penghujung tahun di depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu (31/12) pukul 19.00 WIB.
“Yang jelas saya datang ke Kabupaten Sumenep memenuhi undangan Bupati dan masyarakat Sumenep, untuk mengisi ceramah agama di pengajian umum.” Jelas Ustadz Yusuf Mansyur. ( Yasik, Fer )