News Room, Senin ( 22/12 ) Tindakan korupsi sangat merugikan rakyat. Dan itu harus dikecam bahkan dihentikan. Perilaku para koruptor sangat menyengsarakan rakyat, dan akibatnya adalah krisis global seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Hal itu ditegaskan Ahmad al-Habsyi, ustadz muda dari Jakarta, ketika memberikan ceramah pada Tabligh Akbar se Madura 2008, di Masjid Agung Sumenep, Sabtu malam lalu (20/12), yang digagas oleh 2 stasiun swasta Sumenep dan Sampang, yang didukung sepenuhnya oleh perusahaan celular. Ustadz Ahmad mengungkapkan, negara Brunei hanya memiliki sepertiga kekayaan minyak, jika dibandingkan Indonesia. Namun, rakyat dan kalangan pemerintahan Brunei membudayakan malu untuk korupsi. “Itu baru minyak tanah. Belum lagi timah, gas bumi dan sumber daya alam Indonesia. Banyaknya oknum pelaku korupsi di Indonesia, menyebabkan Indonesia kalah dari negara lain. Untuk itu mari kita hindarkan diri kita dari korupsi†ungkap ustadz Ahmad. Untuk itu, ustadz Ahmad menghimbau kepada seluruh ummat Islam di Indonesia khususnya masyarakat Sumenep, untuk selalu menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu ia meminta masyarakat Sumenep untuk menjaga kesehatan, sebab kesehatan adalah nikmat kedua dari Allah setelah kenikmatan iman. Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syafraji, yang juga ghadir pada malam itu mengungkapkan, bangsa Indonesia saat ini sedang dilanda krisis multidemensi, baik ekonomi maupun krisis moral. Dengan tuntunan agama seperti yang terjadi malam itu, diharapkan mampu membawa bangsa ini lebih baik lagi. (Adjie)