Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-03-2009
  • 472 Kali

Usai Panen Padi, Jangan Biarkan Lahan Nganggur

News Room, Sabtu ( 21/03 ) Meskipun panen padi saat ini cukup baik, dan kwalitas padi yang bagus untuk ketersiadaan stok pangan, khususnya di Sumenep, namun diharapkan petani tetap memperhatikan kondisi lahan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca saat ini, apabila akan melakukan penanaman padi kembali. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Sumenep, Sunardiono, S.Pt, ketika dihubungi News Room disela-sela melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian di Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (21/03). Untuk lahan pertanian yang berpotensi cukup air tidak masalah melakukan penanaman padi kembali. Namun untuk lahan yang dikhawatirkan ada mengalami penyusutan air menjelang akan berakhirnya musim penghujan diharapkan untuk mengalihkan pada tanaman lain. ”Sebenarnya masih banyak komoditas tanaman lainnya disamping padi untuk memantapkan ketahanan pangan, misalnya jagung, kedelai, umbi-umbian dan jenis tanaman lainnya.”Ujar Sunardiono. Ditambahkan, saat ini bahkan sudah ada beberapa areal pertanian yang melakukan uji coba tanaman kedelai dibeberapa Desa di Kecamatan Ganding, Guluk-guluk dan beberapa desa diKecamatan lainnya. Sebab selama ini untuk memenuhi kebutuhan kedelai masih impor kedelai dari luar negeri hingga 8.000 hektar setiap tahunnya. Karena itu peluang tersebut jangan sampai disia-siakan oleh petani. Bahkan, di beberapa Desa di Kecamatan Kota Sumenep juga sudah ada yang melakukan uji coba penanaman kedelai ini. Apalagi tanaman kedelai tidak terlalu sulit bagi petani, sebab tidak memerlukan perlakukan khsusus, meskipun tetap ada teknik menanam yang baik dan menghasilkan kedelai secara maksimal. Karena itu, Sunardiono berharap dalam menghadapi musim kemarau nantinya, tidak ada lahan yang dibiarkan nganggur karena kekurangan air. ( Ren, Esha )