Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-07-2015
  • 553 Kali

Upaya MTs Negeri Tarate Lestarikan Lingkungan Sekolah

News Room, Kamis ( 09/07 ) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tarate dapat dikatakan mulai mengenal Adiwiyata sejak tahun 2010 lalu. Sejak saat itu, madrasah ini mulai mengkoordinir sampah.

Komposisi sampah yang terdapat di MTs Negeri Terate terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah organik banyak dihasilkan dari daun cemara yang mendominasi dilingkungan Madrasah.

Sampah anorganik banyak dihasilkan dari kertas dan wadah makanan di kantin. Setiap hari di Madrasah ini menghasilkan kurang lebih sampah sebanyak 0,252 m³ atau 1 gerobak sampah yang digunakan sebagai pengangkut sampah ke TPS.

”MTs Negeri Terate setiap semester mampu menghasilkan kurang lebih 50 kg kompos dari hasil sampah Organik. Sedangkan bank sampah setiap bulannya dapat mengumpulkan sekitar 8 kg,”kata H. Haeruddin, Kepala MTs Negeri Tarate pada News Room.

Sedangkan untuk meningkatkan kepedulian dan pelestarian lingkungan hidup, MTs Negeri Terate juga melakukan mitra kerja dengan badan usaha kecil (pengusaha barang bekas, konveksi), instansi terkait seperti BLH, Pertanian, Perkebunan, Dinas Kebersihan, SMPN 1 Manding (Sekolah Adiwiyata Mandiri), Perusahaan Air Minum, dan Puskesmas.

Kerja sama dengan usaha kecil mengadakan sosialisasi pembuatan daur ulang dan penjualan sisa ATK dan sampah kertas yang tidak terpakai.

Kemitraan dengan instansi terkait mengadakan sosialisasi dan teknik pelestarian lingkungan beserta keanekaragaman hayati. Dengan perusahaan air minum mineral dari Malang kerjasama dalam rangka mengurangi penggunaan sampah plastik dimana setiap minggu air mineral yang didistribusikan sebanyak 90 galon.

“Usaha pengendalian pencemaran air di madrasah dilakukan dengan teknik sumur penampungan dimana air dari air wudlu ditampung di sumur penampungan yang digunakan sebagai air penyiram tanaman sedalam 2 meter. Untuk mencegah pencemaran udara akibat asap kendaraan, dianjurkan untuk tidak dihidupkan di areal madrasah. Ini untuk mengurangi emisi asap kendaraan,”pungkas Hairuddin. ( Farhan, Esha )