News Room, Rabu ( 16/12 ) Setiap Desa tentu memiliki keinginan untuk maju seperti desa-desa lain yang keberadaaanya lebih maju dan makmur. Karena itu, disamping peran serta masyarakat dalam membangun Desa untuk lebih maju dari sebelumnya, aparatur Desa juga dituntut peka terhadap kondisi masyarakatnya. Sehingga, menguasai betul beberapa pokok kebutuhan masyarakat yang dapat diupayakan dengan berbagai program yang bisa dilaksanakan di Desa tersebut. Salah satunya Desa Billapora Rebba, Kecamatan Lenteng. Desa ini terletak di daerah pegunungan, yakni sekitar 15 kilometer arah Barat kota Sumenep. Dengan jumlah penduduk sekitar 4.323 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga sekitar 134 KK, Desa Billapora Rebba terdiri dari Lima Dusun, yakni Dusun Pakacangan, Pangsonok, Taman, Kalettek, dan Dusun Daya Sungai. Beberapa upaya telah dilakukan oleh M. Sarraf, selaku Kepala Desa Billapora Rebba, yakni peningkatan Infrastruktur, baik yang bersifat fisik atau nonfisik. Untuk fisik, sejak Sejak 2007 silam, pembangunan jalan makadam maupun yang sudah di aspal mencapai 40%. Sedangkan bantuan yang sifatnya non fisik berupa Penguatan Modal Usaha bagi Masyarakat berupa Simpan Pinjam. Penguatan Modal bagi pengrajin anyaman tikar sebanyak 180 KK, dan untuk pengrajin kayu atau meubel sebanyak 40 KK. "Mata pencaharian masyarakat kami 90 persen bertani atau berkebun dan yang 10 persen lagi ada yang PNS dan pedagang. Karena itu, kami selalu berupaya agar masyarakat bisa tersentuh oleh berbagai program pemberdayaan,"kata Sarraf. Karena itu Sarraf mengaku senang, untuk tahun ini, Desa Billapora Rebba mendapat bantuan PUAP dari Dinas Pertanian Pusat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 100 juta, yang pengelolaannya ditangani 26 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Desa Billapora Rebba. Tak hanya itu, Desa Billapora Rebba juga mendapat bantuan KUBA, yang pengelolaannya ditangani oleh dua kelompok tani yakni Kelompok Tani Pelangi dan Kelompok Tani Jingga. Masing-masing kelompok Tani tersebut mendapatkan lima ekor sapi yang harganya masing-masing sebesar Rp. 4 hingga Rp. 5 juta. Adapun upaya lain yang dilakukan M. Sarraf untuk memajukan Desanya, yakni dari 12 Perangkat Desanya, tujuh orang diantaranya disubsidi sepeda motor sebagai investaris Desa, yang dananya diambilkan dari TPAPD dan ADD. Tujuannya tak lain, sebagai penyemangat bagi perangkatnya agar mereka giat bekerja membantu kepentingan Desa Billapora Rebba. Sedangkan 5 perangkat lainnya sudah memiliki sepeda motor. ( Ren, Adjie )