Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-06-2005
  • 547 Kali

UNTUK MENCIPTAKAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA PEMKAB SUMENEP BENTUK TIM KEBERSIHAN

Sumenep-Infokom News Room : Untuk menciptakan suasana yang bersih dan keindahan kota menghadapi MTQ XXI Tingkat Propinsi Jawa Timur Juli mendatang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Sumenep membentuk 4 Tim Koordinator yang mempunyai tugas membersihkan Kota Sumenep. Sedangkan 4 Tim tersebut untuk sebagai Koordinator I Asisten Pemerintahan Drs. H. Moh Saleh, M.Si dan penanggung jawab masing-masing lokasi kebersihan yakni Dinas Pu Pengairan, Dinas Peternakan, Pos Dan Giro, Polres, Bagian Keuangan, Dinas Pendapatan, Bagian Hukum, Kodim 0827, Bagian Pemerintahan, Humas dan Protokol, Bagian Organisasi, Bagian Umum, Kantor Kekayaan Daerah, Bank BCA, Dinas Perhubungan, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, PKK, Dharma Wanita, Bhayangkari. Koordinator II Asisten Keuangan dan Pembangunan, sedangkan penangjung jawabnya Kesbang Linmas, Pertanahan, Arsip dan Perpustakaan, Kejaksaan Negeri, Dinas Kelautan dan Perikanan, RRI, Pengadilan Negeri, UPTD Dispenda Propinsi, Dinas Infokom, Bapeldalda, PLN, Bagian Program, Bappeda, BPPMD, Kantor Kepegawaian, BPS, Disperindag, Deppag. Koordinator III Asisten Administrasi dan sebagai penanggung jawab yaitu Kantor Catatan Sipil, PDAM, BPRS, Dinakestran, Bank Jatim, Kesos, Hutbun, PU Cipta Karya, dan Koordionator IV Badan Pengawas serta penangung jawabnya Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, Satpol PP, Telkom, Dinas Pariwisata, BKKBN, Badan Pengawas, Dinas Pendidikan, PU Bina Marga, Sekretariat DPRD, BLK, Askes, UPTD SKB. Menurut Seketaris Daerah Kabupaten Sumenep ketika melakukan rapat koordinasi persiapan MTQ Kemaren (13/06) mengatakan dengan dibentuknya 4 Tim Koordinator kebersihan yang juga melibatkan perbankkan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang bersih dan keindahan kota, sebab suksesnya pelaksanaan MTQ XXI Tingkat Propinsi Jawa Timur itu merupakan tanggung jawab bersama, bahkan dalam pelaksanaannya itu tegas Sekda dengan banyaknya tugas setiap instansi maka masing-masing penanggung jawab untuk memperkerjakan orang lain. Sekda menuturkan sejatinya kebersihan dan keindahan kota itu bisa dilaksanakan minus 8 dan plus 8 hari “H�, dan hal yang perlu diperhatikan pula tambah Sekda kebersihan di tempat wisata. Sehingga tempat-tempat wisata kebersihan dan ketertibannya diproiritaskan pula, karena para kafilah yang hadir tidak menutup kemungkinan akan mengunjungi tempat ziarah. ( Yasik, Diek )