News Room, Jum'at ( 07/05 ) Untuk mengantisipasi aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan, sejumlah lembaga pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengumumkan kelulusan siswanya dengan berbagai pola. Seperti SMP Negeri 2 Sumenep mengumumkan kelulusan melalui internet, SMP Negeri I Sumenep, dan SMP Negeri I Kalianget mengumumkan kelulusan melalui orang tua siswa. Kepala SMP Negeri 2 Sumenep, Drs. H. Ata’ur Rahman, M.Pd mengatakan, pihaknya sengaja mengumumkan kelulusan siswa itu melalui internet di website lembaga pendidikannya. Hal ini untuk menghindari penumpukan siswa di sekolah, sehingga tidak melakukan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan. Selian itu, pengumuman kelulusan siswa dilakukan masing-masing guru wali kelas melalui amplop tertutup, dengan catatan siswa yang mengambil pengumuman di wali kelasnya, tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor. â€ÂKalau siswa ingin mengetahui kelulusan melalui wali kelasnya harus mendatangi rumah masing-masing rumah wali kelasnya dan siswa yang bersangkutan harus naik sepeda pancal kerumah wali kelasnya,â€Âtegasnya. Sementara itu, SMP Negeri I Sumenep, Drs. H. Nurul Hamzah, M.Pd menyatakan, pihaknya untuk mengumuman kelulusan siswa melalui orang tua siswa yang sengaja diundang ke sekolah untuk menerima amplop pengumuman kelulusan. â€ÂSelain mengumumkan kelulusan melalui orang tua pada pukul l0.00 WIB, kami juga mengumumkan kelulusan siswa melalui on line di website SMPN I Sumenep, tapi pengumuman di website itu baru bisa dilihat pada pukul 12.00 WIB,â€Âungkapnya. Pola pengumuman yang sama juga dilakukan SMP Negeri I Kalianget. Menurut Kepala SMP Negeri I Kalianget, Drs. Abu Hasanuddin, pihaknya sengaja mengugumkan kelulusan melalui orang tua siswa yang datang kesekolah, selian untuk mengantisiapsi aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan, juga sebagai sarana silaturahmi dengan orang tua siswa. ( Yasik, Esha )