Sumenep-Kominfo News Room : Musibah yang melanda beberapa daerah di tanah air merupakan sebuah ujian dari Allah SWT yang didalamnya terkandung sebuah hikmah dan unsur-unsur peringatan. Hanya saja dalam mengungkap hikmah dan peringatan itu, ummat manusia harus menggunakan pikiran dan hati yang jernih, karena menyibak hikmah dan peringatan itu tidak bisa dengan peralatan teknologi. Hal itu ungkapkan KH. Idris Djauhari pada acara Istighotsah Kubro di depan Masjid Agung Kota Sumenep, Jum’at pagi (11/08). Karena itu menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan ini, sangat ironis apabila ummat manusia tidak mau menerima dengan pasrah serta tawakkal atas musibah itu, apalagi ummat manusia menganggap musibah itu tidak ada kaitannya dengan Sang Khalik atas prilaku manusia. Disisi lain KH. Idris Djauhari mengatakan, musibah yang melanda sebagian daerah di tanh air ini, menurut pendapat kalangan sufi, sebanarnya merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT terhadap rakyat-rakyat kecil, karena pemimpin rakyat telah melupakan tanggung jawabnya dan musibah itu akibat perbuatan maksiat yang semakin merajalela ditengah-tengah masyarakat, sehingga Allah SWT turun tangan untuk mengusap mereka dengan kasih sayang. Sementara itu pelaksanaan Istighotsah yang dipusatkan di depan Masjid Agung itu berlangsung khidmat, bahkan ratusan ummat muslim yang mengikuti Istighotsah meneteskan air mata ketika mengucapkan dzikir. ( Yasik, Esha )