Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-12-2009
  • 945 Kali

Uang Kehormatan Sangat Berarti Bagi Mudin

News Room, Selasa ( 01/12 ) Para pembantu penghulu (Mudin) sagat bersyukur dengan adanya Pemberian uang kehormatan yang diterima beberapa waktu lalu. Apalagi, selama ini mereka hanya bekerja sosial tanpa imbalan apapun. “Saya pribadi tidak menyangka akan mendapatkan uang kehormatan seperti sekarang ini. Sebab, selama belasan tahun saya mengabdi sebagai Mudin, baru kali ini ada rejeki yang tidak disangka seperti ini,”ujar salah seorang Mudin asal Desa Poteran Kepulauan Raas, H. Ahmad Atim usai mengikuti sosialisasi pencairan uang kehormatan bagi Mudin di Aula Depag Sumenep, Selasa (01/12). Pria yang berprofesi sebagai guru ngaji ini mengaku, awalnya hanya membantu masyarakat sekitar yang ternayata masih awam dalam pengurusan pernikahan putra-putrinya, dan menjadikannya sebagai sebuah pengabdian. Sementara itu, Kasi Urusan Islam (Urais ) Depag Sumenep, Drs. H. Moh. Hosnan, MSi mengaku, para Mudin Kepulauan juga tetap diberikan penjelasan soal pencairan uang kehormatan dan tidak hanya dilakukan kepada Mudin yang daratan saja. Sebab dari jumlah 334 Mudin di Kabupaten Sumenep 103 diantaranya dari Kepulauan. “Kami tidak ingin ada hal yang tidak jelas kemudian menjadi masalah dikemudian hari. Sebab, kami tidak pegang uang, namun semua diserahkan melalui rekening masing-masing langsung dari pusat,” ujar H. Hosnan. Hal teknis lainnya nanti mungkin bisa dijelaskan melalui Bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, sebagai penyalur uang kehormatan yang masing-masing Mudin menerima sebesar Rp. 1,5 juta. Dan kemungkinan apabila Mudin yang dari kepulauan yang tidak bisa ke daratan bisa melalui Kantor Pos dengan persyaratan yang sudah ditentukan antara Bank BPRS dan PT. Pos Sumenep. ( Ren,Gun )