Media Center, Kamis ( 25/07 ) Turnamen sepak bola Bupati Cup antar kecamatan 2019 diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan juara, melainkan juga mampu menelorkan bibit pesepak bola berkualitas, demi memajukan persepakbolaan di Kabupaten Sumenep.
“Kompetisi ini dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada pesepak bola di desa-desa menunjukkan kemampuannya, sehingga sejatinya Bupati Cup digelar bukan mengejar kemenangan untuk menjadi juara,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat membuka turnamen sepak bola Bupati Cup 2019 di Stadion A. Yani, Kamis (25/07/2019).
Ia berharap, melalui turnamen itu melahirkan pesepakbola muda berkualitas sebagai pemain tim sepak bola Kabupaten Sumenep, bahkan mampu bermain di kompetisi tingkat Provinsi maupun Nasional. Sebab, pada dasarnya banyak bibit pesepak bola di desa-desa yang memiliki kemampuan dan keahlian mengocek bola.
“Saya kira tidak ada yang mustahil, mengingat dahulu ada pesepak bola Sumenep justru tidak hanya bermain di tingkat Jawa Timur, namun mereka bermain di tingkat Nasional,” tutur Bupati dua periode ini.
Bupati berharap, tim kecamatan yang bertanding di turnamen Bupati Cup 2019 menjunjung tinggi sportivitas supaya tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan.
“Tim sepak bola kecamatan dalam bertanding harus meraih kemenangan secara fair serta bersama-sama meningkatkan prestasi untuk mencetak pemain muda berbakat,” tandasnya.
Dimulainya turnamen sepak bola Bupati Cup antar Kecamatan 2019 ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati pada pertandingan perdana antara Kecamatan Kalianget melawan Kecamatan Bluto.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Ny. Nurfitriana Busyro menerangkan, turnamen itu diikuti 23 kecamatan dari 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep, sebab 4 kecamatan di wilayah kepulauan tidak ikut berpartisipasi yakni Kecamatan Masalembu, Kangayan, Arjasa dan Gayam.
“Semoga kecamatan yang belum berpartisasi tahun ini bisa ikut turnamen pada tahun 2020. Setiap kecamatan bisa menggunakan pemain di luar daerahnya maksimal 2 orang pemain, untuk mengkompetetifkan turnamen itu.
Dia menambahkan, pelaksanaan turnamen itu dijadwalkan berlangsung sebanyak 22 laga, mulai tanggal 25 Juli hingga 26 Agustus 2019 mendatang.
“Kami dalam turnamen itu menggunakan sistem gugur. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses, terima kasih kepada pihak sponsor yang mendukung terselenggaranya turnamen Bupati Cup 2019,“ pungkasnya. ( Yasik, Fer )