Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-10-2016
  • 520 Kali

Tuntut Berantas Mafia Birokrasi, PMII Sumenep Aksi Bakar Ban

News Room,  Selasa ( 01/11 ) Puluhan aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep,  Madura,  Jawa Timur, Selasa (1/11/2016), gelar aksi bakar ban di depan kantor Pemerintah Kabupaten setempat.

Mereka menuntut pemberantasan mafia birokrasi di lingkungan Pemkab Sumenep.  Sambil berorasi,  para aktivis membawa poster bertuliskan "Berantas mafia birokrasi" dan "Tagih janji Bupati Sumenep".

"Aksi bakar ban ini bentuk kekecewaan terhadap sikap Bupati Sumenep, DR. KH. A. Busyro Karim, M.Si,  yang tidak menemui para pendemo dengan alasan sedang berada di luar kantor, " kata Ketua PC PMII Sumenep,  Alif Rofiq,  Selasa (1/11/2016).

Ia mengaku tidak akan berhenti melakukan aksi turun jalan,  sampai ada komitmen Bupati Sumenep untuk memberantas mafia birokrasi dan memberhentikan kepala dinas yang tidak kompeten serta tidak profesional.

"Basmi mafia birokrasi harga mati.  Kita tidak hanya aksi saja,  tapi akan terus bergerak mengawal tuntutan ini, " tegasnya.

Setelah melepaskan kekecewaan dengan bakar ban,  para aktivis PC PMII Sumenep langsung membubarkan diri secara tertib, sambil mendapat pengawalan ketat Polres setempat.

Sementara di tempat terpisah,  Bupati Sumenep,  DR. KH. A. Busyro Karim, M.Si, mengapresiasi tuntutan mahasiswa dari PMII itu.

"Tuntutan itu sejalan dengan sistem pemerintahan yang kami jalankan," tegas Bupati

Ia mempersilahkan kepada para pendemo agar mengawal jalannya pemerintah yang dipimpinnya.  Jika ditemukan ada mafia birokrasi,  langsung laporkan saja.

"Saya rasa tidak ada mafia birokrasi.  Apalagi sampai sekarang belum ada rencana mutasi pejabat karena terbentur dengan Struktur Organisasi Perangkat Daerah ( SOPD)  yang belum tuntas. ( Nita, Fer )