Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-03-2015
  • 706 Kali

Tugas Bidan, Mulia Dan Luhur, Menolong Nyawa Generasi Penerus

News Room, Rabu ( 18/03 ) Peran dan fungsi bidan adalah ujung tombak pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak. Sebab, angka kematian ibu dan anak merupakan indikator sensitif dalam menilai derajat kesehatan suatu negara. 

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sumenep, di Gedung KORPRI Sumenep, Rabu (19/03).

Menurutnya, tugas seorang bidan itu sangat mulia dan luhur. Dikatakan begitu. Sebab, mereka bekerja untuk menolong masa depan nyawa generasi penerus.

“Saudara bekerja demi menyelamatkan nyawa orang lain. sekali saudara melakukan kesalahan dan tidak melayani dengan baik, akibatnya akan fatal,”ungkapnya dihadapan para Bidan di Sumenep tersebut.

Karena itu, Bupati mengingatkan, agar momen Muscab tersebut harus menjadi momen introspeksi, baik introspeksi diri dan kelembagaan. Karena, introspeksi bagi bidan, tentu sangatlah penting. Sudah benarkah tanggung jawab yang diembannya selama ini ? atau masih banyak kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki ?

Bupati juga mengakui, jika dilihat pelayanan kesehatan di Sumenep semakin baik. Hal itu bisa dilihat dari menurunnya angka kematian bayi dan ibu. Pada tahun 2012, jumlah kematian bayi 105 kasus, dan tahun 2014, menurun menjadi 61 kasus. Demikian juga, jumlah kematian ibu yang pada tahun 2012 mencapai 11 kasus, tahun 2014 menurun menjadi 10 kasus.

“Prestasi itu harus kita pertahankan terus dimasa mendatang. Jangan merasa puas diri. Apalagi, jumlah persalinan oleh tenaga kesehatan baru mencapai 93,21 persen, dan jumlah persalinan di fasilitas kesehatan masih 85,4 persen. Saya harapkan, dengan keberadaan IBI dua item tersebut masing-masing mencapai 95 persen,“tandasnya.

Sementara dalam kegiatan Muscab VI IBI Sumenep tersebut, selain disampiakan pertanggung jawaban kepengurusan IBI Sumenep masa bhakti 2008-2013 oleh Ketuanya Hj. Rochani, selanjutnya dilakukan pemilihan kepengurusan baru IBI Sumenep masa bhakti 2013-2018.

“Syukurlah berkat kesetiaan, semangat dan komitmen seluruh pengurus IBI Sumenep, kami selalu eksis membantu pemerintah dalam mewujudkan bidan yang profesional berstandar global, sebagaimana yang menjadi visi IBI selama ini,”tambah Hj. Rochani yang 2 periode menjabat Ketua IBI Sumenep ini. ( Ren, Esha )