Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2010
  • 546 Kali

Tuangkan Bensin, Ruko Di Ganding Ludes Dilalap Si Jago Merah

News Room, Kamis ( 09/09 ) Si jago merah melalap habis sebuah rumah dan toko (ruko) milik H. Adnan (50) warga Dusun Sumber Payung, Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, pada Rabu (08/09) malam, sesaat setelah pemilik ruko menuangkan bensin dari drum ke jirigen dan botol. Upaya memadamkan dengan tabung pemadam kecil dan air seadanya, tidak membuahkan hasil. Api baru bisa dipadamkan setelah 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) datang ke lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja pemilik ruko shock dan lemas. Kepala Desa Bataal Barat, Ahmad Jazuli menjelaskan, setelah berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api, pemilik toko terduduk lemas melihat tokonya dilalap si jago merah. “Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Bagaimana tidak shock Pak Adnan, la wong barang dagangannya habis, apalagi di dalam toko dan rumahnya juga banyak surat-surat berharga milik warga yang dititipkan, ada BPKB mobil Kijang, Panther, belum lagi sertifikat-sertifikat rumah dan tanah milik warga yang dijadikan jaminan pinjaman di Pak Adnan,”katanya. Sementara, salah seorang perwira Polres Sumenep, AKP Sukrisnadi yang ikut mengamankan lokasi, menuturkan, sesuai keterangan sejumlah saksi, kebakaran itu terjadi saat pekerja toko tengah menuangkan bensin dari drum ke jirigen. “Karena, saat menuang bensin, pemilik ruko menggunakan alat semacam pompa dengan dinamo. Diduga ada konsleting kabel dinamo, sehingga ada percikan api yang langsung menyambar bensin. Akhirnya terjadilah kebakaran disertai ledakan tersebut,”ujarnya memaparkan. Saat kejadian, kata Sukrisnadi, sebenarnya pemilik ruko bersama istrinya berada di dalam toko membantu menuangkan bensin dari drum ke jirigen dan botol. “Tapi beruntung, mereka berhasil lari keluar menyelamatkan diri. Hanya kaki pekerjanya yang sempat tersambar api. Namun luka bakarnya tidak terlalu serius,”ungkapnya. Sukrisnadi mengemukakan, hasil olah di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran ini. “Yang ada hanya kecelakaan yang diakibatkan kelalaian sendiri. Karena sebetulnya memang rawan kalau menuangkan bensin menggunakan mesin, dilakukan di dekat bahan bakar,”terangnya menambahkan. ( Nita, Esha )