Media Center, Rabu ( 26/01 ) Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Pos Curhat Sayang Dinda Desa Prenduan, Kecamatan setempat.
Monev tersebut dimaksudkan untuk mendorong kerja Pos Curhat sebagai wadah pengaduan masyarakat atas berbagai problem rumah tangga yang tidak dapat ditangani secara pribadi melainkan harus dengan dukungan Pos Curhat.
Anggota Pokja I TP-PKK Kecamatan Pragaan, Juwairiyah mengatakan, keberhasilan Pos Curhat bukan karena selalu ada kasus, tapi kerja yang baik adalah melakukan edukasi keharmonisan keluarga untuk melakukan bentuk pencegahan agar tidak sampai ada kasus keluarga.
“Penanganan kasus bukan selalu bermakna prestasi, justru yang tidak ada kasus, sebab ada edukasi penyadaran, itu yang baik,” kata Anggota Pokja I TP-PKK Kecamatan Pragaan saat kegiatan Monev berlangsung, Rabu (26/01/2022).
Di tempat yang sama ia juga mengenalkan macam-macam Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang ditangani Pos Curhat ada yang ringan, sedang, dan berat.
Mengingat teknologi sudah sedemikian maju maka dalam perkembangannya penanganan konflik keluarga tidak harus selalu datang ke balai desa, bisa melalui telepon. Namun demikian, setiap kasus tetap dimasukkan ke buku kasus dan dirahasiakan keberadaannya.
“Kerahasiaan harus dijaga, hanya konselor yang menangani saja yang tahu kasusnya. Karena orientasinya untuk mengubah keretakan menjadi keharmonisan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Pokja I TP-PKK Kecamatan Pragaan, Inniwati yang juga sebagai Ketua Pos Curhat Ummul Khair Kecamatan Pragaan menyebutkan syarat menjadi konselor Pos Curhat adalah Warga Negara Indonesia (WNI), beragama, bersedia menjadi relawan, berkepribadian baik, memiliki tingkat komunikasi yang baik, memiliki wawasan yang cukup dan menjaga rahasia.
“Mereka yang dipilih harus memiliki integritas yang baik, dewasa dan pandai mencarikan solusi dengan cara yang baik,” tegas Inniwati saat menguraikan kriteria menjadi konselor Pos Curhat.
Dalam kegiatan Monev ia meminta, Pos Curhat Sayang Dinda untuk menjadwal tugas Pos Curhat dan menyediakan nomor center yang mudah dihubungi masyarakat untuk membuka komunikasi awal. ( KIM-KMAP/Ismi,Fer )