Media Center, Sabtu ( 30/11 ) Guna menanggulangi balita stunting pada 1000 pertama kehidupan dan memberikan hak anak akan ASI, akhirnya Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep menyediakan ruang laktasi di Pasar Anom.
TP-PKK Kabupaten Sumenep meyediakan ruang laktasi atau ruang khusus bagi ibu untuk menyusui, karena menilai keberadaan ruangan itu masih sangat minim hanya ada di beberapa tempat publik di Kabupaten setempat.
“Ruang laktasi di Kabupaten Sumenep masih minim yakni hanya ada di Kantor Samsat, Pelabuhan Kalianget, PT. Tanjung Odik dan Mall Pelayanan Publik, sehingga kami berinisiasi membuat ruang publik laktasi di Pasar Anom ini,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro pada Peluncuran Ruang Laktasi, Sabtu (30/11/2019).
Ia menyatakan, pihaknya memilih Pasar Anom sebagai lokasi ruang laktasi, alasannya pasar adalah pusat perekonomian masyarakat yang membutuhkan ruang khusus bagi ibu sebagai tempat menyusui anaknya.
“Pemberian ASI merupakan titik penting bagi bayi pada seribu hari pertama kehidupan supaya bayinya sehat dan tumbuh kembangnya berkualitas. Jadi kami menargetkan pemberian ASI ekslusif kepada bayi di Sumenep mencapai 50 persen dan saat ini masih 38 persen,” tegas Ny. Nurfitriana Busyro Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep.
Ny. Nurfitriana berharap, dengan adanya ruang laktasi bisa menanggulangi balita stunting yang saat ini masih mencapai 34 persen dari total balita di Kabupaten Sumenep. Bahkan, juga terbangun kerja sama dengan seluruh elemen agar penanganan stunting bisa lebih cepat lagi.
“Saya minta ruang laktasi ini dijaga dan dirawat, baik dari segi kebersihan dan yang lainnya, supaya dari sisi kesehatan dan keindahan tetap layak digunakan. Yang jelas kami ajak masyarakat jangan hanya senang membuat namun malas merawatnya,” pungkas Anggota DPRD Jawa Timur ini. ( Yasik, Fer )