Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-10-2013
  • 537 Kali

Tingkatkan Wawasan Pemuda Melalui Seminar Budaya Sumenep

News Room, Rabu ( 30/10 ) Melalui kegiatan seminar budaya Sumenep yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep, diharapkan dapat meningkatkan wawasan pada generasi muda terhadap sejarah Sumenep, sehingga tertanam rasa memiliki, bangga, dan ikut melestarikan kebudayaan Sumenep. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, KH. A.Busyro Karim, M.Si saat membuka Seminar Budaya Sumenep di Pendopo Agung Kraton Sumenep, Rabu (30/10). Menurutnya, jika generasi muda sudah tidak lagi memahami budaya daerahnya sendiri bagaimana bisa mencintai daerahnya. “Seperti halnya yang dikatakan Ir. Soekarno ”Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Karena sejarah bukan benda mati dan malah tidak pernah mati dan sebagai cermin menoleh masa lampau untuk masa mendatang,”ujarnya. Sebagaimana pesan orang tua, untuk belajar dari sejarah dari hal yang baik, dan yang jelek jangan diteruskan. Seperti halnya para pemimpin di Kota-kota besar didunia, yang tidak pernah lupa dengan masa lalu. Bahkan, semua dipelihara dengan baik, seperti di Prancis, bisa dikatakan mereka makan dari peninggalan nenek moyangnya. Dari hasil menghargai sejarah, memelihara dan merawat peninggalan masa lalu, serta mengembangkannya. Seperti halnya, belajar dari sejarah Sumenep masa lalu, untuk menjadikan inspirasi dalam menaklukkan tantangan masa kini, dan dimasa mendatang. Seperti yang dicontohkan Sultan Abdurrahman, yang menjadi Raja Sumenep, yang merupakan negarawan dan ilmuwan yang menguasai beberapa bahasa, mulai bahasa Madura, Jawa, Melayu, Sansekerta, dan bahasa Belanda. Dan dengan pengetahuannnya, kebudayaan menjadi kepercayaan dari negara-negara luar, seperti Inggris. Begitu pula peran Arya Wiraraja dalam turut serta membangun bangsa yang salah satunya berperan dalam berdirinya kerajaan Majapahit. Untuk itu, selain nilai-nilai karakter dan nilai luhur kearifan lokal Sumenep memiliki karakter dan tata etika dan tatakrama luhur yang harus tetap dipegang generasi muda ditengah arus globalisasi, dan kehidupan yang semakin modern. Sementara Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Iriyanto, M.Si menjelaskan, tujuan dilaksanakannya Seminar Kebudayaan, untuk menggugah para pemuda dalam mencintai kebudayaan serta mengingatkan kembali akan budaya lokal yang harus terus dilestarikan. “Kami juga berharap ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya bangsa, dan melalui pemuda menjadi terdepan dalam mensinergikan ini,”ungkapnya. Kegiatan yang menghadirkan budayawan nasional, D. Zawawi Imron dan diikuti dari berbagai unsur, mulai budayawan, organisasi pemuda, pelajar dan tokoh masyarakat di Sumenep. ( Ren, Esha )