News Room, Senin ( 04/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, dengan menggelar pembinaan Dai dan Muballigh dengan tema revitalisasi peran Dai dan Muballigh menuju masyarakat Sumenep yang agamis. Bertujuan untuk meningkatkan wawasan para Dai dan Muballigh di Sumenep untuk lebih memantapkan langkah-langkah dalam memberikan dakwah yang tepat, efektif dan efisien di masa kini. Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setkab Sumenep, Drs.Ainur Rasidi, M.Si kepada News Room menjelaskan, dengan kegiatan tersebut diharapkan pula dapat menyelaraskan persepsi dari visi dan misi para Dai maupun Muballigh dalam berdakwah. “sehingga nantinya melalui kegiatan tersebut dapat memberikan masukan dan permasalahan yang terjadi saat ini, sehingga dicarikan langkah-langkah dalam menetapkan kebijakan di Sumenep.”ujarnya. Sebab, tegas Ainur, peran para Dai dan Muballigh sangat besar dalam memproduksi pemahaman agama di masyarakat, maka sangat diperlukan metode dan strategi dakwah yang sesuai dengan perkembangan masyarakat sekarang ini. Utamanya, dalam mendorong wawasan keagamaan mereka agar lebih inklusif dan toleran serta dapat memberikan kontribusi bagi perubahan sosial di masyarakat. dengan demikian, akan tercipta suasana dan ekspresi keberagamaan masyarakat yang sejalan dengan cita–cita Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Sementara kegiatan yang diikuti 50 peserta Dai/Muballigh dan Muballigah se Kabupaten Sumenep tersebut menghadirkan pemateri sejumlah Tokoh Ulama, Dosen dan Pengasuh Ponpes di Sumenep dan Jawa Timur, seperti Prof. DR. KH. Imam Mawardi, MA yang mengusung materi strategi dakwah yang profesional dan berakhlakul karimah, serta pemateri lainnya. ( Ren, Esha )