News Room, Rabu (19/03) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep bekerjsama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep serta UPT Pelatihan Kerja di Kabupaten Sumenep menyelengarakan kegiatan pelatihan menjahit bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat ekonomi lemah. Kegiatan pelatihan menjahit yang dilaksanakan sejak Rabu (19/03) di UPT Pelatihan Kerja Kabupaten Sumenep, dihadiri Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumenep, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, serta pengurus lainnya. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny, Nurfitriana Busyro Karim kepada News Room, mengaku sangat mendukung kegiatan pelatihan menjahit bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep ini, sehingga dengan keterampilan yang dimiliki dapar meningkatkan taraf kehidupannya. “Sebab, dengan keterampilan menjahit nantinya mereka bisa menjadikannya sebagai mata pencaharian karena usaha menjahit cukup memiliki potensi bagus,”ungkapnya. Diakui istri Bupati Sumenep ini, keterampilan seperti menjahit sangat dibutuhkan di kalangan masyarakat dan prospektif untuk menghasilkan pendapatan keluarga. Bahkan, dengan keterampilan yang dimiliki mereka harus terus berkreasi dan berinovasi, agar usahanya bisa terus berkelanjutan. Apalagi nantinya ada bantuan peralatan bagi peserta. Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dab Transmigrasi Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Sustono, M.Si melalui menjelaskan, tujuan pelatihan menjahit tersebut diharapakan para peserta memiliki bekal keterampilan sehingga mampu mengurangi pengangguran dan menambah ekonomi keluarga. Peserta pelatihan menjahit diikuti sebanyak 25 peserta, yakni dari Kecamatan daratan 19 orang, dan 6 orang diantranya dari Kecamatan Kepulauan di Kabupaten Sumenep. Kegiatan pelatihan menjahit selama 10 hari, dengan masa pelatihan 80 jam. ( Ren, Esha )