Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-02-2005
  • 645 Kali

TINGKATKAN PELAYANAN, 3000 METER AIR DIGANTI

Sumenep-Infokom News Room : Tuntutan masyarakat akan peningkatan pelayanan oleh PDAM Sumenep rupanya akan segera terjawab, karena PDAM kini mulai melakukan pembenahan dan perbaikan, serta pergantian baik terhadap meter air maupun pipa sambungan jaringan PDAM di Pamolokan. Direktur PDAM Sumenep Drs. H. Didik Untung Samsidi, MM saat dikonfirmasi News Room (02/02) diruang kerjanya mengatakan perbaikan sambungan jaringan PDAM dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan PDAM kepada masyarakat, disamping juga untuk efisiensi dan menekan tingkat kebocoran yang dinilai masih tinggi. Untuk menanggulangi Tingkat kebocoran tersebut yang mencapai 60-65 % non teknis tersebut, dilakukan pergantian meter bagi pelanggan dan hasilnya saat ini kebocoran itu bisa ditekan mencapai 10 %, sehingga kebocoran tinggal sekitar 55 %. Hal itu menurut Didik Untung Samsidi karena adanya pergantian meter pelanggan yang mencapai 3000 buah pada tahun 2004. Sedangkan pergantian meter pelanggan ditaksir masih mencapai 6000 buah dan pada tahun 2005 diperkirakan akan bisa diganti sekitar 4000 buah. Selanjutnya juga dijelaskan bahwa untuk mencapai kategori PDAM sehat masih diperlukan dana sekitar 21 Milyar, karena pipa yang ada selain sisa kolonial juga sudah tua dan kurang memadai. Diakui bahwa untuk menyehatkan PDAM Sumenep Pemkab mulai tahun 2001-2004 sebenarnya telah mensuplai dana sekitar 2,5 Milyard. Untuk itu guna menyehatkan PDAM tersebut menurutnya kini pihaknya terus melakukan penghematan dan efisiensi disegala aspek, sehingga dapat menaikkan pendapatan dan menekan kebocoran. Menyinggung tentang pelayanan air di PDAM Sumenep menurut Didik Untung Syamsidi untuk Kec. Kota Sumenep aliran air telah kontineu 24 jam dan hanya daerah tertentu yang belum 24 jam, seperti Kelurahan Karang duak dan Bangselok yang hanya hidup 10-14 jam. Untuk itu pihaknya berusaha agar kedua kelurahan tersebut dapat hidup 24 jam, yaitu dengan mengganti alat sambung pipa sepanjang 150 meter dengan ukuran 8 dem untuk mensuplai air secara penuh tersebut agar ke 2 kelurahan itu dapat hidup 24 jam. Alat tersebut menurut Direktur PDAM Sumenep akan mulai diuji coba pada Hari Rabu-Kamis, tanggal 2-3 Pebruari 2005. ( Im )